Laporan Tahunan 2011

PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk.

IKHTISAR KEUANGAN
(Berdasarkan SAK Indonesia)

 

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

(dalam miliar Rupiah)
  Tahun yang berakhir 31 Desember
2007* 2008* 2009* 2010 2011
Jumlah Aset Lancar 15.978 14.622 16.095 18.729 21.258
Jumlah Aset Tidak Lancar 66.078 76.634 81.836 81.772 81.796
Jumlah Aset 82.056 91.256 97.931 100.501 103.054
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 21.018 27.218 26.892 20.473 22.189
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 18.441 20.444 21.544 23.613 19.884
Jumlah Liabilitas 39.459 47.662 48.436 44.086 42.073
Ekuitas Yang Dapat Didistribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
33.292 33.910 38.562 44.419 47.510
Kepentingan Nonpengendali 9.305 9.684 10.933 11.996 13.471
Modal Kerja Bersih (5.040) (12.596) (10.797) (1.744) (931)

 

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian

(dalam miliar Rupiah, kecuali untuk Laba per lembar dan Laba per ADS )

  Tahun yang berakhir 31 Desember
2007* 2008* 2009* 2010 2011
Jumlah Pendapatan 63.303 64.974 68.220 69.177 71.918
Jumlah Beban 36.392 43.606 44.139 46.254 49.970
EBITDA Disesuaikan** 37.521 33.700 38.056 37.535 36.811
LABA 26.911 21.368 24.081 22.923 21.948
Jumlah Biaya Pendanaan - bersih (1.042) (969) (1.634) (1.507) (1.091)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 25.869 20.399 22.447 21.416 20.857
(Beban) Manfaat Pajak Penghasilan (8.015) (5.674) (6.404) (5.546) (5.387)
LABA TAHUN BERJALAN 17.854 14.725 16.043 15.870 15.470
Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 13.043 10.672 11.399 11.537 10.965
Kepentingan Nonpengendali 4.811 4.053 4.644 4.333 4.505
17.854 14.725 16.043 15.870 15.470
Laba bersih per Saham 653,40 540,38 579,52 586,54 559,67
Laba bersih per ADS (40 Saham Seri B per ADS) 26.135,70 21.615,20 23.180,80 23.461,60 22.386,80

 

Pengeluaran Modal

(dalam miliar Rupiah)

  Tahun yang berakhir 31 Desember
2007 2008 2009 2010 2011
Telkom 3.508 6.087 5.652 3.623 4.202
Telkomsel 12.132 15.915 12.673 8.197 8.472
Anak Perusahaan lainnya 140 243 836 831 1.929
Jumlah 15.780 22.245 19.161 12.651 14.603

 

Rasio Keuangan dan Operasi Konsolidasian

  Tahun yang berakhir 31 Desember
2007* 2008* 2009* 2010 2011
Laba per Jumlah Aset (ROA) (%)1  15,9 11,7 11,6 11,5 10,6
Laba per Ekuitas (ROE) (%)2  39,2 31,5 29,6 26,0 23,1
Rasio Lancar (%)3  76,0 53,7 59,9 91,5 95,8
Jumlah Liabilitas per Jumlah Aset (%)4  48,1 52,2 49,5 43,9 40,8
Jumlah Liabilitias per Ekuitas (%)5  118,5 140,6 125,6 99,3 88,6
Marjin Usaha (%)6  42,5 32,9 35,3 33,1 30,5
Rata-rata Periode Kolektibilitas Piutang (hari)7  19,4 19,7 19,8 22,9 24,9
Marjin EBITDA Disesuaikan (%)8  59,3 51,9 55,8 54,3 51,2
Marjin Laba (%)9  20,6 16,4 16,7 16,7 15,2
Utang per Ekuitas (%)10 47,4 58,2 56,7 48,2 36,5
Utang per EBITDA Disesuaikan (%)11  42,0 58,6 57,5 57,0 47,2
EBITDA Disesuaikan per Beban Bunga (kali)12  24,0 20,5 18,2 19,5 22,5
EBITDA Disesuaikan per Liabilitas Bersih (%)13  686,1 268,6 278,4 316,0 499,6
RASIO PRODUKTIVITAS:
Total Pendapatan Usaha per Karyawan (Rp miliar) 1,9 2,2 2,4 2,6 2,8
LIS per Karyawan (sst)14 593,4 853,7 1.015,6 1.252,0 1.154,7
(1) ROA merupakan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dibagi jumlah aset pada 31 Desember akhir tahun.
(2) ROE merupakan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dibagi jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 31 Desember akhir tahun.
(3) Rasio lancar merupakan aset lancar dibagi liabilitas jangka pendek pada 31 Desember akhir tahun.
(4) Jumlah liabilitas per jumlah aset merupakan jumlah liabilitas dibagi jumlah aset pada 31 Desember akhir tahun.
(5) Jumlah liabilitas per ekuitas merupakan jumlah liabilitas dibagi ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 31 Desember akhir tahun.
(6) Marjin usaha merupakan laba dibagi pendapatan.
(7) Rata-rata periode kolektibilitas piutang merupakan jumlah piutang usaha dibagi dengan pendapatan dikali 365 hari.
(8) Marjin EBITDA disesuaikan merupakan disesuaikan EBITDA dibagi pendapatan.
(9) Marjin laba bersih merupakan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dibagi pendapatan.
(10) Utang per ekuitas merupakan jumlah liabilitas dikurangi utang sewa pembiayaan dibagi ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada akhir tahun.
(11) Utang per EBITDA disesuaikan merupakan liabilitas dikurangi utang sewa pembiayaan dibagi EBITDA disesuaikan.
(12) EBITDA disesuaikan per beban bunga merupakan EBITDA disesuaikan dibagi beban bunga.
(13) EBITDA disesuaikan per liabilitas bersih merupakan EBITDA dibagi jumlah liabilitas dikurangi utang sewa pembiayaan yang dikurangi kas dan setara kas, aset tersedia untuk dijual dan rekening escrow pada akhir tahun.
(14) LIS per karyawan merupakan jumlah pelanggan telepon kabel dan nirkabel tidak bergerak dibagi dengan jumlah karyawan Telkom (tidak termasuk Anak Perusahaan).
*)
Direklasifikasi, lihat Catatan 2a dan 47 pada Laporan Keuangan Konsolidasian.

 

Rekonsiliasi Laba terhadap EBITDA disesuaikan

(dalam miliar Rupiah)

  2007* 2008* 2009* 2010 2011
Laba 26.911 21.368 24.081 22.923 21.948
Tambah:          
Penyusutan 9.440 11.070 12.566 13.085 13.701
Amortisasi 1.170 1.262 1.409 1.527 599
Rugi penurunan nilai - - - - 563
EBITDA disesuaikan 37.521 33.700 38.056 37.535 36.811

 

**)

EBITDA disesuaikan merupakan laba sebelum penyusutan dan amortisasi (termasuk rugi penurunan nilai). EBITDA disesuaikan dan rasio-rasio terkait lainnya yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini adalah sebagai indikator tambahan atas kinerja dan tingkat likuiditas Perusahaan yang tidak diwajibkan oleh atau disajikan sesuai dengan Indonesia. EBITDA disesuaikan bukan merupakan indikator dari kinerja atau likuiditas keuangan Telkom sesuai dengan Standar Akuntansi keuangan Indonesia dan tidak boleh dianggap sebagai pengganti dari laba bersih, laba atau pengukur kinerja lainnya yang didapat sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia atau sebagai pengganti dari arus kas yang didapat dari kegiatan operasional sebagai indikator dari tingkat likuiditas Perusahaan. Telkom menganggap bahwa EBITDA adalah indikator yang efektif dalam mengukur kinerja operasional Perusahaan karena mencerminkan biaya kas operasional dengan mengeliminasi penyusutan dan amortisasi. Metode yang digunakan untuk menghitung EBITDA mungkin saja berbeda dengan istilah yang digunakan oleh perusahaan lain untuk EBITDA atau EBITDA disesuaikan. Berikut ini adalah rekonsiliasi laba Telkom terhadap EBITDA disesuaikan.

 

RANGKUMAN KEUANGAN

KAP Tanudiredja, Wibisana & Rekan (sebelum 8 Maret 2010, KAP Tanudiredja, Wibisana & Rekan bernama KAP Haryanto Sahari & Rekan), yang merupakan anggota jaringan global PwC ("PwC"), ditunjuk untuk melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Telkom untuk tahun fiskal 2006, 2007, 2008, 2009, 2010 dan 2011 (secara keseluruhan disebut "Laporan Keuangan Konsolidasian").

Laporan Keuangan Konsolidasian Telkom disusun dengan mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia yang memiliki perbedaan tertentu dengan International Financial Reporting Standards (“IFRS”). Catatan 48 pada Laporan Keuangan Konsolidasian memuat ikhtisar perbedaan signifikan antara SAK Indonesia dan IFRS beserta rekonsiliasi ke IFRS untuk laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2011.

Laporan Keuangan dari sembilan Anak Perusahaan per tanggal 31 Desember 2011 telah dikonsolidasikan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Telkom untuk tahun buku 2011. Sembilan Anak Perusahaan tersebut antara lain PT Telekomunikasi Indonesia International (“Telin”, dengan kepemilikan 100%), PT Dayamitra Telekomunikasi (“Mitratel”, dengan kepemilikan 100%), PT Pramindo Ikat Nusantara (“Pramindo”, dengan kepemilikan 100%), PT Telekomunikasi Selular (“Telkomsel”, dengan kepemilikan 65,0%), PT Multimedia Nusantara (“Metra”, dengan kepemilikan 100%), PT Infomedia Nusantara (“Infomedia”, dengan kepemilikan saham 100%, melalui kepemilikan langsung dan 49,0% saham dimiliki oleh Metra), PT Indonusa Telemedia (“Indonusa”, dengan kepemilikan saham 100%, melalui kepemilikan langsung dan 0,46% saham dimiliki oleh Metra), PT Graha Sarana Duta (“GSD”, dengan kepemilikan 99,99%) dan PT Napsindo Primatel Internasional (“Napsindo”, dengan kepemilikan 60,0%). Lihat Catatan 1d dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Telkom.

Tabel berikut merupakan ikhtisar informasi keuangan Telkom dalam beberapa tahun terakhir. Informasi ini sebaiknya dibaca bersama dengan “Pembahasan dan Analisis Manajemen - Tinjauan Keuangan” dan lihat Laporan Keuangan Konsolidasian Kami dan catatan terkait dalam Laporan Tahunan ini.

 
Tahun yang berakhir 31 Desember
2007* 2008* 2009* 2010 2011 2011
(angka disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali data yang terkait dengan saham, dividen, dan ADS) (angka disajikan
dalam
juta Dolar AS
kecuali data
yang terkait
dengan saham, dividen,
dan ADS)(1)

Data Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
SAK Indonesia

PENDAPATAN

Telepon
           
Seluler
23.541 26.529 28.532 29.134 28.598 3.154
Tidak bergerak 19.683 16.709 14.286 12.940 11.619 1.281
Data, internet dan jasa teknologi informatika 14.785 14.768 18.512 19.801 23.924 2.638
Interkoneksi 3.637 4.363 3.867 3.735 3.509 387
Jaringan 707 1.079 1.218 1.058 1.301 143
Jasa telekomunikasi lainnya 330 718 1.263 1.961 2.302 254
Jumlah Pendapatan 62.683 64.166 67.678 68.629 71.253 7.857
Pendapatan lainnya 620 808 542 548 665 73
BEBAN            
Operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi 9.662 12.301 14.549 16.046 16.372 1.806
Penyusutan dan amortisasi 10.610 12.332 13.975 14.612 14.863 1.639
Karyawan 8.414 8.979 8.371 7.332 8.555 943
Interkoneksi 3.055 3.263 2.929 3.086 3.555 392
Pemasaran 1.769 2.350 2.260 2.525 3.278 362
Umum dan administrasi 2.583 2.504 2.806 2.537 2.935 324
Rugi (laba) selisih kurs - bersih 295 1.614 (973) (43) 210 23
Bagian rugi (laba) bersih perusahaan asosiasi (7) (20) 30 14 10 1
Lain-lain bersih 11 283 192 145 192 21
Jumlah Beban 36.392 43.606 44.139 46.254 49.970 5.511
LABA SEBELUM (BIAYA) PENGHASILAN PENDANAAN 26.911 21.368 24.081 22.923 21.948 2.419 
Penghasilan pendanaan 519 672 462 421 546 60 
Biaya pendanaan (1.561) (1.641) (2.096) (1.928) (1.637) (181)
Jumlah biaya pendanaan (1.042) (969) (1.634) (1.507) (1.091) (121)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 25.869 20.399 22.447 21.416 20.857 2.298 
(BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN            
Pajak kini (7.234) (5.824) (6.030) (4.669) (5.673) (626)
Pajak tangguhan (781) 150 (374) (877) 286 32 
  (8.015) (5.674) (6.404) (5.546) (5.387) (594)
LABA TAHUN BERJALAN 17.854 14.725 16.043 15.870 15.470 1.704 
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN            
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 2 8 (7) 2 7
Perubahan bersih nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual setelah pajak 2 (30) 37 32 4
Jumlah Pendapatan Komprehensif Lain - bersih setelah pajak 4 (22) 30 34 11
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 17.858 14.703 16.073 15.904 15.481 1.705 
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:            
Pemilik entitas induk 13.043 10.672 11.399 11.537 10.965 1.209
Kepentingan nonpengendali 4.811 4.053 4.644 4.333 4.505 495
  17.854 14.725 16.043 15.870 15.470 1.704
Laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada:            
Pemilik entitas induk 13.047 10.650 11.429 11.571 10.976 1.210
Kepentingan nonpengendali 4.811 4.053 4.644 4.333 4.505 495
  17.858 14.703 16.073 15.904 15.481 1.705
LABA PER SAHAM DASAR            
Rata-rata tertimbang saham yang beredar dalam (juta) 19.962 19.749 19.669 19.669 19.592 19.592
Laba per Saham 653,40 540,38 579,52 586,54 559,67 0,06
Laba ADS (40 saham Seri B per ADS) 26.135,70 21.615,20 23.180,80 23.461,60 22.386,8 2,47
Dividen periode berjalan (dasar akrual)            
Dividen diumumkan per saham 455,87 296,94 288,06 322,59 - -
Dividen diumumkan per ADS 18.234,80 11.877,60 11.522,40 12.903,60 - -
Dividen dibayarkan periode berjalan (dasar kas)            
Dividen diumumkan per saham(2) 303,25 407,42 323,59 275,45 308,56 0,03
Dividen diumumkan per ADS 12.130,00 16.296,80 12.943,60 11.017,83 12.342,57 1,36

 

 
Tahun yang berakhir 31 Desember
2007*  2008*  2009*  2010  2011  2011 
(angka disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali data yang terkait dengan saham, dividen, dan ADS) (angka disajikan
dalam
juta Dolar AS,
kecuali data
yang terkait
dengan saham, dividen,
dan ADS)(1)
Data Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian            
SAK Indonesia            
Aset lancar 15.978 14.622 16.095 18.729 21.258 2.344
Aset tidak lancar 66.078 76.634 81.836 81.772 81.796 9.020
Jumlah aset 82.056 91.256 97.931 100.501 103.054 11.364
Liabilitas jangka pendek(3) 21.018 27.218 26.892 20.473 22.189 2.447
Liabilitas jangka panjang 18.441 20.444 21.544 23.613 19.884 2.193
Jumlah liabilitas 39.459 47.662 48.436 44.086 42.073 4.640
Modal Saham 5.040 5.040 5.040 5.040 5.040 556
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 33.292 33.910 38.562 44.419 47.510 5.240
Kepentingan nonpengendali 9.305 9.684 10.933 11.996 13.471 1.484
Jumlah liabilitas dan ekuitas 82.056 91.256 97.931 100.501 103.054 11.364

 

(1) Nilai tukar Rupiah ke Dolar AS ditujukan hanya untuk kemudahan kepada pembaca dan menggunakan nilai tengah atas nilai beli dan jual sebesar Rp9.067,5 per Dolar AS yang dipublikasikan oleh Reuters pada tanggal 31 Desember 2011, yaitu Rp9.067,5 per Dolar AS. Kemudahan translasi ini tidak untuk diartikan sebagai representasi dari nilai tukar di mana Rupiah telah dapat atau akan, dikonversikan ke dalam Dolar AS.
(2) Dividen yang dibagikan pada tahun 2007 terdiri dari dividen tunai untuk tahun 2006 sebesar Rp254,80 per lembar saham dan dividen tunai interim tahun 2007 sebesar Rp48,45 per lembar saham. Dividen yang dibagikan pada tahun 2008 terdiri dari dividen tunai dan dividen spesial untuk tahun 2007 sebesar Rp455,87 per lembar saham dikurangi dividen tunai interim yang didistribusikan pada bulan November 2007 sebesar Rp48,45 per lembar saham. Dividen yang diumumkan pada tahun 2009 merupakan dividen tunai tahun 2008, sebesar Rp296,94 per lembar saham dan dividen tunai interim tahun 2008 sebesar Rp26,65 per lembar saham. Pada tahun 2010, Kami membagikan dividen yang terdiri dari dividen tunai tahun 2009 sebesar Rp261,41 per lembar saham dan dividen tunai interim tahun 2010 sebesar Rp26,75 per lembar saham. Pada tahun 2011, Kami membagikan dividen tunai tahun 2010 sebesar Rp322,59 per lembar saham (lihat Catatan 33 pada Laporan Keuangan Konsolidasian).
(3) Termasuk pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo.
*)
Direklasifikasi, lihat Catatan 2a dan 47 pada Laporan Keuangan Konsolidasian.

 

PENCAPAIAN KEUANGAN

  1. Pendapatan konsolidasian meningkat 3,8% menjadi Rp71.253 miliar.
  2. Kontribusi pendapatan dari sektor bisnis data, internet dan jasa teknologi informatika meningkat 4,7% menjadi 33,6% terhadap total pendapatan Perusahaan.