Laporan Tahunan 2011

PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk.

IMPLEMENTASI STRATEGI

 

Berdasarkan segmen bisnis, Kami melayani empat segmen, yaitu telepon kabel tidak bergerak, nirkabel tidak bergerak, seluler dan lain-lain.

Segmen telepon kabel tidak bergerak menyediakan sambungan telepon lokal, sambungan langsung jarak jauh (“SLJJ”) dan internasional, serta jasa telekomunikasi lain (seperti sewa sirkit, teleks, transponder, satelit dan Very Small Aperture Terminal atau VSAT) sebagai jasa pelengkapnya. Kemudian, segmen telepon nirkabel tidak bergerak menyediakan sambungan telepon lokal dan SLJJ berbasis CDMA serta jasa telekomunikasi lainnya. Segmen seluler menyediakan jasa telekomunikasi dasar terutama jasa telekomunikasi telepon seluler. Sementara itu segmen operasi yang tidak melebihi 10% dari pendapatan, dikategorikan sebagai segmen lain-lain yang terdiri dari layanan buku petunjuk telepon dan bisnis pengelolaan gedung. Pada tahun 2011, tidak ada satu pelanggan pun, selain pelanggan interkoneksi dan departemen serta lembaga Pemerintah, yang menyumbangkan lebih dari 1% terhadap jumlah pendapatan usaha. Kami memastikan bahwa bisnis Telkom tidak memiliki bisnis musiman yang signifikan.

Penerapan inisiatif strategis dalam operasional Perusahaan berdasarkan keterkaitan bisnis strategis, portofolio bisnis, delivery channel dan investasi internasional dengan penjelasan sebagai berikut:

Portofolio Bisnis Telekomunikasi

Portofolio bisnis telekomunikasi yang dilayani Telkom Group adalah POTS baik sambungan telepon lokal maupun sambungan langsung jarak jauh, sambungan telepon nirkabel tidak bergerak yang terdiri dari voice, SMS dan PDN, telepon seluler baik berupa voice dan SMS, SLI, layanan broadband (bergerak maupun tidak bergerak), layanan jaringan dan menara.

  1. Sambungan Telepon Kabel Tidak Bergerak

    Yang termasuk dalam lini layanan sambungan telepon kabel tidak bergerak adalah POTS, VAS fixed wireline, intelligent network (“IN”) service dan layanan session initiation protocol (“SIP”). Setelah sebelumnya mengalami penurunan, pada tahun 2011, Kami berhasil memperbaiki kinerja bisnis ini dengan meluncurkan beberapa program, seperti point reward “Telkom Poin Rejeki Tumpah” dan fixed business improvement program (“FBIP”).

    Telkom melayani 8,6 juta pelanggan yang mewakili pangsa pasar sebesar 99,0% dari total penetrasi pasar telepon kabel tidak bergerak di Indonesia sebesar 4,0% per tanggal 31 Desember 2011.

  2. Layanan Broadband dan Internet

    Ini merupakan layanan dial up dengan lini produk, terdiri dari TelkomNet instan, FlexiNet, port wholesale, Metro I-net, Astinet, broadband internet dengan nama komersialnya Speedy dan Flash, hotspot/Wi-Fi dan IP transit. TelkomNet Instan merupakan internet pascabayar kelas premium dengan jangkauan seluruh kota di Indonesia. Jumlah pelanggan TelkomNet Instan pada tahun 2011 mencapai 40,2 ribu, atau menurun 60,9% dari jumlah pelanggan tahun sebelumnya dikarenakan status pelanggan ini masih terhitung sebagai pelanggan baru layanan akses internet yang nantinya diharapkan bermigrasi sepenuhnya ke layanan berbasis broadband Telkom Speedy.

    Layanan internet broadband Telkom dioperasikan salah satunya melalui kabel tembaga yang telah ada dan berbasis teknologi symmetric digital subscriber line (“ADSL”). Dominasi Telkom di pasar layanan broadband di Indonesia mencapai 12,9 juta pelanggan, dimana layanan data, internet dan teknologi informasi berkontribusi sebesar 33,7% terhadap total pendapatan Perusahaan per tanggal 31 Desember 2011.

    Pada tahun 2011, Telkom meluncurkan layanan Flexi Hotspot bagi pelanggan yang ingin memperoleh akses internet berkecepatan tinggi melalui koneksi internet tanpa kabel yang didukung infrastruktur Hotspot Telkom. Layanan dapat diakses dengan mudah dari semua perangkat yang memiliki koneksi Wi-Fi hanya dengan hanya memasukkan username dan password FlexiNet Unlimited atau Flexi Mobile Broadband yang tersedia di tiap area Hotspot.

    Kemudian, Telkom menyediakan fasilitas untuk panggilan internasional dalam paket layanan VoIP premium dengan tarif terjangkau, yaitu melalui “TelkomGlobal-01017”, sedangkan panggilan internasional standar dilayani melalui “TelkomSave”. Kedua layanan tersebut dapat diakses dengan memutar nomor awalan khusus untuk panggilan internasional. Telkom dalam hal ini bekerja sama dengan delapan carrier global yang merupakan wholesaler yang mengizinkan Telkom untuk mengkakses jaringan internasional mereka. Diantara delapan carrier itu, empat carrier dikerjasamakan untuk layanan panggilan keluar, satu untuk panggilan ke dalam dan tiga untuk panggilan keluar dan ke dalam.

    Selama tahun 2011, Kami mencatat sebanyak 358,6 juta menit panggilan keluar (menggunakan layanan TelkomSave dan TelkomGlobal-01017) dan panggilan masuk VoIP (dari para mitra global Telkom). Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebanyak 47,4 juta menit atau 15,2% pada segmen panggilan VoIP dibandingkan tahun 2010.

    Informasi tentang layanan-layanan VoIP Telkom dijelaskan pada tabel berikut:

     
    Jenis TelkomGlobal-01017 TelkomSave
    Dial  Satu Tahap Dua Tahap
    Kualitas/Teknologi VoIP Premium VoIP Standar

     

  3. Layanan Seluler

    Pada tahun 2011, Telkomsel melakukan sejumlah program marketing layanan seluler dalam rangka promosi sekaligus brand awareness. Program promosi tersebut berhasil mengukuhkan posisi Kami di industri telekomunikasi seluler Indonesia menyusul peningkatan jumlah basis pelanggan seluler Telkomsel dari 94,0 juta pelanggan yang tercatat pada akhir tahun 2010 menjadi 107,0 juta pelanggan pada akhir tahun 2011 atau tumbuh sebesar 13,8% atau 13,0 juta pelanggan. Berikut program marketing Telkomsel selama tahun 2011:

     
    Program Seluler  Keterangan 
    Kartu As Rp0 Pada bulan Januari 2011, promosi Kartu As Rp0/menit untuk 30 detik pertama diperpanjang. Promosi ini memberlakukan tarif khusus Rp0 untuk 30 detik pertama dan selanjutnya Rp10 per 30 detik pada pukul 00:00-16:59 untuk pelanggan baru yang mengaktifkan starter pack dari tanggal 22 Desember 2010. Pelanggan juga mendapat tambahan 5.000 SMS ke semua operator, Facebook dan chatting.
    Flash Unlimited Peluncuran paket layanan broadband Flash Unlimited seharga Rp50.000 pada bulan Februari 2011. Bagi pelanggan yang mengaktifkan starter pack Flash Unlimited mulai tangal 10 Februari hingga 30 Juni 2011, akan memperoleh akses data 300-800 MB, dengan kecepatan akses maksimum 384 Kbps dan masa aktif 30 hari.
    simPATI Gratis Nelpon Berjam-jam Peluncuran paket baru bebas pulsa untuk produk simPATI Freedom yang disebut simPATI Gratis Nelpon Berjam-jam pada bulan Maret 2011. Promo berlaku bagi pelanggan yang mengaktifkan starter pack mulai dari tanggal 10 Maret 2011, dan setelah dikenakan biaya untuk pemakaian selama satu menit (akumulasi) ke semua nomor Telkomsel, pelanggan akan dapat melakukan panggilan gratis yang bisa digunakan pada pukul 00:00-05:59 dan 06:00-10:59.
    simPATI Double TalkMania Peluncuran versi baru program simPATI Double TalkMania pada Maret 2011. Dengan biaya registrasi Rp2.000 per hari (pukul 01:00-18:00) dan Rp3.000 (17:00-24:00), program ini memberikan panggilan 50-100 menit dan tambahan panggilan 100 menit. Tambahan panggilan 100 menit diberikan sehari setelah registrasi dan digunakan pada pukul 00:00-06:00.
    Flash Midnight Sale Pada bulan April 2011, Telkom meluncurkan promo Flash Midnight Sale bagi pengguna Flash, simPATI dan Kartu As yaitu pengguna dapat memilih paket akses internet tanpa batas seharga Rp25.000 dan Rp50.000, untuk penggunaan malam hari mulai dari pukul 00:00 -05:59 dengan kecepatan akses 2 Mbps dan masa berlaku selama 30 hari.
    Kartu As Ozone Peluncuran Kartu As Ozone merupakan modifikasi dari Kartu As Rp0/menit yang diluncurkan bulan April 2011, yang menawarkan tarif yang tersegmentasi untuk diwilayah dengan 4 batas waktu (kecuali untuk pelanggan di Papua & Maluku). Telkomsel mengenakan tarif Rp0 untuk 30 detik pertama dan selanjutnya Rp20/menit untuk pemakaian hingga 30 menit pada pukul 00:00-05:59 dan 06:00-10:59 (kecuali untuk pelanggan di Sulawesi & Nusa Tenggara Timur dan Papua & Maluku). Program ini juga memberikan tambahan layanan SMS.
    Unlimited Data & BlackBerry Roaming  Program Unlimited Data Roaming & Unlimited BlackBerry Roaming diluncurkan pada bulan Mei 2011, yang menawarkan tarif khusus untuk pemakaian general packet radio service (“GPRS”) roaming di 38 negara melalui kerjasama 54 operator di 5 benua.
    Speedy Flash Bekerja sama dengan Telkom dalam meluncurkan promo paket Speedy Flash pada bulan Mei 2011 yang memanfaatkan teknologi DSL and HSDPA/UMTS/EDGE/GPRS untuk koneksi internetnya.
    HALOTalk  Program HALOTalk diluncurkan bulan Juni 2011 untuk pelanggan layanan pascabayar kartuHALO dengan biaya panggilan per hari on-net (ARPU) kurang dari Rp15.000. Pada saat yang sama fitur layanan Halo Cek (CLS) diaktifkan. Program ini menawarkan harga paket yang bervariasi Rp1.000 – Rp15.000 dengan tambahan panggilan 10-150 menit ke seluruh nomor Telkomsel (lokal & non-lokal) hingga pukul 23:59 setiap hari.
    Telkomsel Tap Izy Peluncuran promo Telkomsel Tap Izy pada bulan Juli 2011 sebagai inovasi baru dari layanan T-Cash (mobile payment) yang memanfaatkan teknologi contact less dengan Radio Frequency Identification (“RFID”) untuk keamanan transaksi. Dengan menghubungkan perangkat seluler yang berisi chip yang dimasukkan ke dalam sim card (kartuHALO & simPATI) ke perangkat terminal reader, pelanggan dapat bertransaksi secara aman. RF-SIM card dapat dibeli seharga Rp50.000 pada gerai GraPARI. Pembayaran secara tunai atau deposit dapat juga dilakukan di gerai GraPARI atau toko Indomaret dengan biaya Rp25.000 hingga Rp1.000.000.
    Kartu As Bonus 60 Menit Peluncuran paket promo Rp1.000 pada Juli 2011 bagi seluruh pengguna Kartu As dengan tarif Rp0 (dan Ozone) kecuali bagi pelanggan di Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua. Promo ini juga menawarkan layanan bebas panggilan selama 60 menit bagi seluruh pelanggan Telkomsel.
    Kartu As Extra Ampuh Peluncuran paket tarif baru untuk pengguna Kartu As pada bulan Agustus 2011 dengan tujuh zona dan berlaku 24 jam. Promo ini juga menawarkan bonus panggilan selama 300 menit setelah pengguna dikenakan biaya panggilan sebesar Rp25/detik (kecuali pelanggan di Sulawesi) sementara bonus 1.000 SMS diberikan untuk kiriman SMS ke semua operator setelah dikenakan biaya Rp150/SMS.
    Kartu As BonbAStis Peluncuran promo baru bagi pengguna Kartu As dengan tarif Rp0 pada bulan September 2011. Promo ini memberikan pelanggan bonus pemakaian cashback dalam bentuk kredit/pulsa setelah melakukan panggilan atau mengirim SMS (on-network usage).
    Telkomsel Skype Go Mobile Peluncuran paket data tak terbatas untuk panggilan antar Skype dan layanan Chat bagi seluruh pengguna Telkomsel pada bulan Oktober 2011. Aplikasi layanan ini dapat diunduh melalui http://m.skype.com dan mendaftar melalui *363# atau dengan mengetik SMS “SKYPE” dan dikirim ke 3636. Layanan ini dapat diakses melalui 24 tipe perangkat seluler.
    simPATI Bonus Surprise Peluncuran promo baru pada bulan November 2011 bagi semua pengguna layanan simPATI dengan akses internet 100 MB dan bonus panggilan 100 menit (on-network) setelah melakukan pengisian ulang sebesar minimum Rp10.000.
    Facebook SIM Card  Peluncuran starter pack prabayar baru seharga Rp3.000 pada bulan Desember 2011 yang menawarkan akses mudah ke Facebook dari handset dengan bonus pulsa awal Rp3.000, paket data 10MB dan gratis akses ke http://m.facebook.com.
    Kartu As Bonus Bicara 30 Jam Peluncuran promo baru bagi pengguna Kartu As pada bulan Desember 2011 yang menawarkan bonus percakapan untuk digunakan dalam jangka waktu 30 jam (on-network) dan ribuan bonus SMS setelah mencapai akumulasi pemakaian.
    simPATI Puas 2 Peluncuran promo simPATI Puas 2 pada bulan Desember 2011 yang menawarkan paket menarik untuk panggilan, SMS dan akses internet.

     

  4. Layanan Telepon Nirkabel Tidak Bergerak

    Layanan ini dioperasikan dengan menggunakan teknologi CDMA yang memiliki mobilitas terbatas. Lini produk dan layanan yang termasuk segmen bisnis ini ditawarkan dengan merek dagang “Telkom Flexi” atau ”Flexi”. Telkom telah membangun sebuah unit bisnis terpisah, yaitu Divisi Telkom Flexi (“DTF”), untuk mengelola segmen bisnis ini.

    Pada tahun 2011, Telkom meluncurkan sejumlah produk dan layanan baru, yang dijelaskan berikut ini:

     
    Program Flexi Keterangan
    Flexi Bebas Bicara

    Program ini diluncurkan pada bulan Februari 2011 dan berakhir bulan Desember 2011. Program yang menawarkan gratis panggilan lokal dan SLJJ (Clear Channel & 01017) ditujukan bagi sesama pelanggan Flexi di Area Jabodetabek-Sekapur-Banten dan kemudian diperluas ke daerah lain di Indonesia. Program ini menawarkan gimmick yang berbeda antara satu area dengan lainnya.

    Flexi Mobile Broadband

    Program ini diluncurkan pada bulan Oktober 2011. Program yang menawarkan akses internet berbasis teknologi evolution data optimize (“EVDO”) pada awalnya hanya menjangkau 7 (tujuh) kota, yaitu Medan, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Denpasar, Banjarmasin dan Makasar. Kemudian, diperluas ke 3 (tiga) kota besar lainnya, yaitu Yogyakarta, Surabaya dan Malang.

     

     
    Paket EVDO  Promo  Get  Set  Go 
    Speed (up to)  (1.200 KBps)  (300 KBps)  (600 KBps)  (1.200 KBps) 
    Harian Tarif 2.500 2.500 5.000 8.000
      FUP (MB) 500 500 750 1.000
    Mingguan Tarif 15.000 15.000 30.000 45.000
      FUP (MB) 1.000 1.000 1.600 2.000
    Bulanan Tarif 50.000 50.000 80.000 120.000
      FUP (MB) 3.000 3.000 4.000 5.000
     
    Flexi Android Program ini diluncurkan dalam paket bundling Flexi dan handset smartphone berbasis sistem operasi Android. Program ini digunakan untuk mengakses Flexi Mobile Broadband. Pelanggan dapat memperoleh gimmick seperti Free Flexi Mobile Broadband selama satu bulan dan Flexi Bebas Bicara 100 menit lokal F2F dan SLJJ 01017 selama 30 hari untuk pembelian paket handset Flexi Android ZTE Blade.
    Flexi Market Program ini merupakan toko aplikasi online yang menawarkan berbagai aplikasi untuk perangkat Flexi berbasis sistem operasi Android. Fitur-fitur yang ditawarkan:
    • Online Application Store yang menawarkan Applications, Games, Music, Books, dan sebagainya.
    • Online Transaction yang memfasilitasi pengguna Flexi untuk mengunduh atau membeli aplikasi yang tersedia di Flexi Market langsung dari handset Flexi.
    • Direct Billing Capability yang memfasilitasi pengguna Flexi untuk membayar aplikasi yang dibelinya dari Flexi Market secara online dengan mengurangi pulsa pelanggan prabayar atau menagihkan pada lembar tagihan pelanggan pascabayar.
    • Advertisement Platform yang menawarkan pengiklan untuk memasang iklan pada top banner di halaman Flexi Market.
    • 3rd Party & Community Support yang terbuka untuk para penyedia layanan konten (Content Provider/CP) dan komunitas pengembang menggunakan Application Programming Interface Google Android dan proses integrasi mudah.
    • Unduh dan Sales Statistics yang memfasilitasi para pengembang dan CP anggota Flexi Market untuk melihat performa mereka melalui statistik yang dapat diunduh secara online, serta mengetahui pendapatan yang menjadi haknya dan menagihnya secara online.

     

    Ke depannya, Telkom berkomitmen untuk terus meningkatkan performa Telkom Flexi sehingga mampu menjadi pemimpin di bisnis sambungan telepon nirkabel tidak bergerak, salah satunya melalui sinergi yang menguntungkan dengan lini produk dan layanan Telkom lainnya, kemitraan strategis hingga menjajaki rencana merger dengan operator sambungan telepon nirkabel tidak bergerak lainnya guna memperluas pangsa pasar. Sinergi ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pendapatan Perusahaan yang sebagian besar masih didominasi dari layanan seluler.

     

  5. Layanan Interkoneksi

    Sebagai operator telekomunikasi terkemuka di Indonesia, Telkom juga memperoleh pendapatan dari perusahaan operator telekomunikasi lainnya yang memanfaatkan jaringan Telkom.

    Sebagai hasil dari pelaksanaan pola interkoneksi berbasis biaya, pada bulan Desember 2006 Telkom memasuki perjanjian interkoneksi baru dengan para operator jaringan domestik lainnya. Perjanjian baru ini mempertegas persyaratan Dokumen Penawaran Interkoneksi (“DPI”) Telkom.

    Pada tanggal 5 Februari 2008, Pemerintah menerbitkan regulasi mengenai penyesuaian tarif yang mengacu pada tarif interkoneksi berbasis biaya pada 1 Januari 2007. Aturan ini mewajibkan Telkom dan Telkomsel bersama 10 operator telekomunikasi lainnya di Indonesia untuk menyesuaikan tarif interkoneksi sesuai regulasi baru paling lambat tanggal 1 April 2008. Pada tanggal 11 April 2008, Pemerintah menyetujui DPI dari operator dominan (operator yang menguasai pangsa pasar lebih dari 25%), di mana Telkom dan Telkomsel termasuk dalam kategori operator dominan, sebagai acuan untuk melakukan penyesuaian tarif interkoneksi berbasis biaya.

    Kemudian dalam siaran pers tanggal 30 Desember 2010, Pemerintah kembali menetapkan agar operator-operator telekomunikasi menerapkan hasil perhitungan biaya interkoneksi untuk tahun 2011 terhitung mulai tanggal 1 Januari 2011 sebagai acuan untuk tarif interkoneksi berbasis biaya yang baru

     
      Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember
    2007  2008  2009  2010  2011 
      (juta menit) 
    Interkoneksi Telepon Seluler(1)           
    Menit Masuk Berbayar 4.970,0  6.626,9  5.748,5  4.924,0  4.777,2 
    Menit Keluar Berbayar 7.251,8  5.879,4  4.622,9  3.973,9  3.462,3 
    Interkoneksi Sambungan Tidak Bergerak(2)           
    Menit Masuk Berbayar 923,5  1.362,3  1.547,8  1.414,9  999,6 
    Menit Keluar Berbayar 1.437,1  1.988,5  1.910,6  1.502,2  1.097,0 
    Interkoneksi Telepon Satelit          
    Menit Masuk Berbayar 5,1  3,2  1,8  1,3  0,6 
    Menit Keluar Berbayar 2,3  1,6  1,0  0,8  0,4 
    Interkoneksi Internasional(3)           
    Menit Masuk Berbayar 1.208,5  1.409,8  1.475,4  2.046,7  2.504,1 
    Menit Keluar Berbayar 162,9  165,5  160,4  161,2  158,3 
    Jumlah          
    Menit Masuk Berbayar 7.107,2  9.402,1  8.773,6  8.386,8  8.281,6 
    Menit Keluar Berbayar 8.854,1  8.035,0  6.695,0  5.638,2  4.718,0 
    1. Termasuk interkoneksi dengan Telkomsel.
    2. Menit interkoneksi telepon tidak bergerak mencerminkan interkoneksi dengan jaringan PT Bakrie Telecom (semula PT Radio Telepon Indonesia atau Ratelindo), PT Batam Bintan Telekomunikasi, Indosat mulai 2004, dan Mobile 8 Phone mulai 2008.
    3. Menit interkoneksi internasional didapat dari interkoneksi dengan jaringan internasional Indosat mulai tahun 2004, dan juga didapat dari interkoneksi dengan jaringan Internasional Bakrie Telkom mulai 2009 (panggilan masuk dan keluar juga menggunakan TIC-007)

     

    Menit berbayar Telkomsel tahun 2007 – 2011 sebagai berikut:

     
      Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 
    2007   2008   2009   2010   2011  
    (juta menit) 
    Menit Masuk Berbayar  2.663,2   3.637,6   3.379,6   2.857,1   2.697,4  
    Menit Keluar Berbayar  4.188,0   3.270,6   2.611,9   2.184,5   1.895,0  

     

  6. Layanan Jaringan

    Telkom mengelola secara langsung penyediaan layanan jaringan bagi pelanggan yang merupakan mitra usaha, pelaku bisnis dan operator telekomunikasi pemegang lisensi lainnya. Kami menyediakan layanan sewa transponder satelit, siaran satelit, VSAT, distribusi audio, sirkit langganan berbasis satelit dan teresterial. Pelanggan layanan jaringan Telkom dapat membuat perjanjian untuk memperoleh layanan singkat seperti siaran beberapa menit atau perjanjian untuk jangka waktu yang lama untuk periode layanan satu sampai lima tahun.

    Selain itu, Kami juga memiliki usaha pendukung lainnya, yaitu usaha penyediaan menara untuk sarana pemasangan Base Transceiver Station (“BTS”) bagi operator seluler. Kami mengelola usaha ini melalui Anak Perusahaan kami, Mitratel.

  7. Perjanjian Pola Bagi Hasil (“PBH”)

    Telkom memiliki perjanjian terpisah dengan beberapa penanam modal berdasarkan perjanjian pola bagi hasil dalam rangka mengembangkan jasa telepon tidak bergerak, telepon umum kartu (termasuk pemeliharaannya) dan fasilitas-fasilitas pendukung telekomunikasi terkait. Rincian lebih lanjut tentang skema PBH, lihat Catatan 39 pada Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan.

2. Portofolio Bisnis NEB dan Strategic Opportunities

Telkom mengkualifikasikan portofolio bisnis IME sebagai New Economic Business (“NEB”) dan strategic opportunity dengan ragam layanan informasi yang terdiri dari VAS, MAP, e-Payment, dan ITeS. Media terdiri dari Pay TV dan FTA. Edutainment terdiri dari RBT, SMS Konten, portal dan lain-lain. Telkom dalam hal ini telah menunjuk Anak Perusahaannya, Metra, sebagai sub-holding yang akan fokus menangani pengembangan bisnis IME Telkom Group.