Laporan Tahunan 2011

PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk.

6. Sekretaris Perusahaan/Investor Relations (“IR”)

 

Dipimpin oleh seorang Vice President (”VP”) di bawah Direktur Keuangan, Investor Relations (“IR”) bertanggung jawab atas kesiapan penyajian informasi pada proses inter relasi antara Perusahaan dengan shareholder sesuai dengan aturan tata hubungan yang ditentukan, serta terpeliharanya mekanisme umpan balik yang sistematis kepada Manajemen agar mampu merespon dinamika shareholder dan pasar modal secara tepat dan efektif. Aktivitas utama yang dimiliki VP Investor Relations adalah sebagai berikut:

  1. Mengarahkan, menyelenggarakan dan mengendalikan proses administratif, pemenuhan permintaan informasi (untuk laporan tahunan, press release dan filing) melalui media online, merancang detail meeting & presentation, dan diseminasi statement,
  2. Mengkoordinasikan penyelenggaraan shareholder relation, yang mencakup tugas-tugas merespon permintaan informasi dari shareholder;
  3. Mengkoordinasikan program pembinaan hubungan dengan investor yang mencakup tugas identifikasi target interaksi, program pendekatan ke seluruh investor, dan kegiatan lain yang terkait dengan pembinaan intensitas ketertarikan investor;
  4. Mengkoordinasi program pengembangan informasi, yang terdiri dari pengembangan informasi yang mencakup tugas pengembangan platform informasi, pengelolaan feedback, pengolahan informasi strategis yang terkait dengan fluktuasi dan tren harga saham dan kegiatan lainnya yang terkait dengan peningkatan nilai informasi yang dapat diperoleh Perusahaan;
  5. Mengkoordinasi penyelenggaraan annual meeting dan conference calls;
  6. Mengkoordinasikan penyelenggaraan media komunikasi dalam penyelenggaraan laporan berkala dan penyediaan release (disclosure), penyediaan dokumen filing, pengelolaan website, dan kegiatan lain yang terkait dengan proses penyajian informasi yang dibutuhkan oleh investor dan komunitas pasar modal; dan
  7. Memberikan rekomendasi/advice kepada Direksi untuk hal-hal yang terkait dengan corporate action dalam merespon berbagai informasi investor dan hal-hal yang berhubungan dengan pasar modal.

Sekretaris Perusahaan saat ini dijabat oleh Agus Murdiyatno. Agus Murdiyatno bergabung dengan Telkom Group sebagai Direktur dan Chief Operating Officer PT Sigma Cipta Caraka pada bulan Juni 2009. Pada tanggal 1 November 2009, beliau ditunjuk sebagai VP Investor Relations/Corporate Secretary. Beliau memulai karirnya sebagai auditor keuangan pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia pada tahun 1990. Pada tahun 1996, beliau bergabung dengan Coopers & Lybrand’s Jakarta Office sebagai Senior Information Systems Auditor. Pada tahun 1997, beliau bergabung dengan Excelcom, perusahaan seluler terkemuka di Jakarta, sebagai Revenue Assurance Manager and Information Systems Audit Manager. Pada tahun 1998, beliau bergabung dengan KPMG, beliau bertanggung jawab untuk mengelola risiko teknologi dan jasa audit internal. Pada tahun 2003, beliau memulai karir konsultannya saat bergabung dengan Divisi Konsultan Manajemen Ernst & Young, beliau dipromosikan sebagai Direktur Eksekutif Business Risk Services pada tahun 2006. Beliau memperoleh gelar sarjana akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Jakarta, dan juga memiliki sertifikasi sebagai Certified Information Systems Auditor (“CISA”) dan Certified Internal Auditor (“CIA”).

Telkom sangat memberi perhatian pada dua prinsip penting GCG, akuntabilitas dan transparansi. Melalui unit IR dan unit Public Relations, Telkom secara berkelanjutan berupaya untuk memastikan bahwa informasi yang dikeluarkan diupayakan akurat, jelas, tepat dan menyeluruh dalam rangka meningkatkan dan mempertahankan integritas pasar dan kepercayaan para pemangku kepentingan.

Akses Informasi Publik

Telkom menyampaikan informasi Perusahaan melalui website Perusahaan (www.telkom.co.id). Beberapa informasi tertentu disebarluaskan secara khusus baik di media massa cetak maupun elektronik dan khusus kepada karyawan, informasi Perusahaan juga disampaikan melalui penerbitan majalah internal.

Selain itu masyarakat juga dapat menghubungi secara langsung di:
Investor Relations
Grha Citra Caraka lt.5
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 52
Jakarta 12710
Telp.: 62-21-5215109
Fax.: 62-21-5220500
E-mail: investor@telkom.co.id

Di bawah ini daftar aktivitas keterbukaan dan koordinasi Kami selama tahun fiskal 2011:

 
Aktivitas Transparansi Informasi Jumlah Aktivitas Tanggal
Conference Call(*) 3 11 Mei, 3 Agustus, 1 November
Pertemuan Analis/Investor 114 6, 26, 27 Januari, 7, 16, 17, 21 Februari, 3, 10, 14, 16, 17 Maret, 4, 6, 7, 13, 14, 20, 21, 27, 28 April, 4, 11, 12, 26 Mei, 1, 3, 30 Juni, 6, 7, 11, 20, 28 Juli, 3, 11, 12, 13, 22, 25, 26 Agustus, 7, 14, 15, 16, 19, 21, 22 September, 6, 13, 19, 26 Oktober, 7, 10, 14, 23, 24, 25 November, 1, 6, 12, 14, 22 Desember
Paparan Publik 2 5, 6 Oktober
Rapat Umum Pemegang Saham 1 19 Mei
Siaran Pers 9 4 Mei, 23 Mei, 24 Mei, 19 April, 21 April, 29 April, 29 Juli, 31 Maret
Konferensi Investor 5 1-2 Maret, 9-10 Maret, 24-25 Maret, 13-16 Juni, 29-30 November
Roadshow 1 15-16 November
Kunjungan Investor 1 14-15 Juli
Pengumuman Koran:  
a. Rapat Umum Pemegang Saham 2 4 Mei, 23 Mei
b. Laporan Keuangan 1 24 Juli
c. Dividen 1 24 Mei
d. Edaran -
(*)
Conference Call adalah forum pertemuan antara Direksi Telkom dengan para Investor dalam dan luar negeri, untuk membahas hasil laporan keuangan triwulanan melalui media elektronik, yaitu teleconference. Conference Call biasanya dilakukan bersamaan dengan diterbitkannya laporan triwulanan dalam bentuk Info Memo.

 

Tugas dan peran Sekretaris Perusahaan dipandang sangat strategis untuk menjamin implementasi tata kelola yang baik di Perusahaan maupun implementasi tata kelola dalam ruang lingkup grup usaha (subsidiary governance).

Berdasarkan Keputusan Direksi No.05/2009 tanggal 4 Maret 2009 dan Keputusan Direksi No.26/2010 tanggal 27 Juli 2010, tugas dan peran Sekretaris Perusahaan dilakukan oleh beberapa unit kerja, yaitu:

 
No. Tugas dan Peran Sekretaris Perusahaan Penanggung Jawab
1. Tata kelola Perusahaan
  a. Komunikasi, koordinasi dengan divisi-divisi terkait implementasi, monitoring, penilaian dan penelaahan tata kelola di Perusahaan. Head of Corporate Communication &Affair
  b. Menumbuhkan kepercayaan yang luas atas kemampuan manajemen dalam mengelola Perusahaan dan membangun nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.  
  c. Memfasilitasi dan membangun efektivitas hubungan Dewan Komisaris dan Direksi dengan memperhatikan permasalahan keagenan (agency problem) dan tetap mengedepankan hubungan check and balance.  
  d. Memastikan dikelolanya hubungan kontrak antara pemilik dan pengelola serta charter Komisaris dan Direksi untuk memastikan tindakan pengendalian yang efektif terhadap keputusan yang tidak secara eksplisit dinyatakan dalam kontrak dan dalam kondisi tertentu diperlukan untuk menjamin kelangsungan Perusahaan.  
  e. Menyeimbangkan kompetensi dan kecukupan informasi kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk mencegah terjadinya kesenjangan kompetensi dan informasi yang tidak simetris antara Dewan Komisaris dan Direksi.  
  f. Mengelola dan memastikan bahwa Laporan Tahunan Perusahaan (Annual Report) telah mencantumkan penerapan GCG di lingkungan Perusahaan. Subdit Investor Relations - DITKUG
  g. CSR Unit CDC
  Mengkoordinasikan penyelenggaraan aktivitas perusahaan yang terkait dengan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).  
  h. Filosofi Perusahaan Mensosialisasikan dan monitor implementasi Filosofi Perusahaan, Nilai-Nilai Perusahaan, Sistem, Etika Bisnis dan Budaya Perusahaan. Subdit Organizational Development – DIT HCGA
  i. Kebijakan GCG. Menyusun kebijakan kerangka kerja dan operasional untuk pengelolaan GCG di Perusahaan termasuk kebijakan GCG dalam ruang lingkup grup Usaha (subsidiary governance). Subdit Business Effectiveness – DIT CRM
2. BoD Administration & Corporate Office. Sub Unit Corporate Office Support Administrations - Unit Corporate Communications & Affair
  Membantu Direksi dalam berbagai kegiatan, informasi, dan dokumentasi antara lain :  
  a. Menyiapkan daftar khusus, berkaitan dengan Direksi, Komisaris dan keluarganya baik dalam Perusahaan maupun afiliasinya yang mencakup kepemilikan saham, hubungan bisnis dan peranan lain yang menimbulkan benturan kepentingan dengan kepentingan Perusahaan.  
  b. Membuat Daftar Pemegang Saham.  
  c. Menghadiri Rapat Direksi dan membuat risalah rapat  
  d. Penyelenggaraan RUPS.  
3 Sinergi dan Koordinasi  
  a. Komunikasi dan sinergi dengan Sekretaris grup Perusahaan mengenai informasi dan hal-hal yang berkaitan visi, misi dan penyelenggaraan tata kelola Telkom Group. Subunit Business Portfolio Synergy
  b. Komunikasi dan sinergi program dalam ruang lingkup Telkom Group. PMO
4 Legal/Regulatory Compliance.
  a. Kepatuhan atas ketentuan keuangan dan pasar modal: Subdit Investor Relations - DITKUG
 
  • Mengingatkan dan memberi masukan kepada Direksi agar Perusahaan selalu mematuhi dan menjalankan peraturan-peraturan pasar modal serta berpegang teguh pada Etika Bisnis dan Etika Kerja Perusahaan.
 
 
  • Mengikuti perkembangan Pasar Modal, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal serta praktik-praktik internasional berkaitan dengan GCG.
 
 
  • Sebagai penghubung atau contact person antara Perusahaan dengan Bapepam-LK dan BEI dimana saham Perseroan tercatat dan dengan pemangku kepentingan.
 
  b. Kepatuhan atas ketentuan regulasi: Subunit Regulatory Management – Unit Corporate Communication & Affair
 
  • Mengingatkan dan memberi masukan kepada Direksi agar Perusahaan selalu mematuhi dan menjalankan ketentuan sesuai regulasi.
 
 
  • Mengikuti perkembangan industri, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku dan akan berlaku bagi Perusahaan.
 
  c. Kepatuhan atas ketentuan Perusahaan dan legal. Subdit Legal & Compliance – DIT CRM
 
  • Mengikuti perkembangan peraturan yang berlaku dan memastikan bahwa Perseroaan selalu mematuhi peraturan perundang-undangan.
 
5 Communication/Disclosure (Liaison Officer).
  a. Komunikasi dengan Otoritas Keuangan, Investor dan Pasar Modal: Subdit Investor Relations - DITKUG
 
  • Mengelola komunikasi dua arah serta memelihara hubungan baik dengan Bapepam-LK dan BEI.
 
 
  • Menyiapkan dan mengkomunikasikan informasi yang akurat, lengkap, dan tepat waktu mengenai kinerja dan prospek Perusahaan kepada masyarakat pasar modal, serta pemangku kepentingan, bekerjasama dengan divisi terkait.
 
 
  • Memberikan pelayanan kepada Pemegang Saham atas informasi yang berkaitan dengan kondisi Perusahaan (contoh: press release, temu wartawan, media, analisis dampak makro terhadap kinerja Perusahaan).
 
 
  • Mempublikasikan corporate action Perusahaan secara taktis, strategis dan tepat waktu.
 
  b. Komunikasi Publik, Pelanggan dan internal: Subdit Public Relations –Unit Corporate Communication & Affair
 
  • Menentukan kriteria mengenai jenis dan materi informasi yang dapat disampaikan kepada pemangku kepentingan, termasuk informasi yang dapat disampaikan sebagai dokumen publik.
 
 
  • Merevisi tampilan dan tata kelola media internal Perusahaan dan menjalin hubungan baik dengan pemangku kepentingan melalui penyelenggaraan acara penting.
 
 
  • Memelihara dan memutakhirkan informasi tentang Perusahaan yang disampaikan kepada pemangku kepentingan, baik dalam website, buletin, atau media informasi lainnya.