Banjir Lumpuhkan Saluran Telekomunikasi Di Jantung Jakarta

• JALUR KOMUNIKASI DATA DAN INTERNET TERGANGGU
• 13 BTS FLEXI MATI
• JARINGAN AKSES SPEEDY TERGANGGU

Jakarta, 02 Februari 2007 – Banjir besar yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya telah melumpuhkan puluhan ribu telepon. STO (Sentral Telepon Otomat) Semanggi II yang berkapasitas 83.302 SST dinyatakan lumpuh pada pukul 12.15 WIB. Butuh waktu sekitar 5-8 jam untuk menghidupkan kembali STO pada kondisi level air normal. Sementara itu IP Server yang dicatu oleh Data Center Semanggi juga dalam kondisi mati total.

Informasi terbaru yang diterima Vice President Public and Marketing Communication Muhammad Awaluddin memaparkan tentang gangguan STO Semanggi II, di antaranya :

  • Sentral Telepon Otomat (STO) Semanggi II dengan kapasitas 83.302 SST saat ini dalam keadaan terganggu akibat matinya catuan listrik. STO Semanggi II berlokasi di Jl Gatot Subroto Kav 42. STO ini dengan tipe EWSD dan AT&T dengan kapasitas total 83.302 SST.
  • Layanan-layanan Data dan Internet Telkom yang berbasis Internet Protocol (IP) seperti IP VPN yang mencatu ke STO Semanggi II saat ini praktis lumpuh, IP server tidak beroperasi, demikian juga dengan layanan Host to Host, web hosting, VPN Dial, Hotspot, dan node Infonet.
  • Nomor telepon yang terkena gangguan meliputi nomor-nomor dengan prefiks 021-52XXXXX, 021-515XXXX, 021-514XXXX, 021-25XXXXX.
  • Daerah yang mencatu ke STO Semanggi II meliputi area Jl Gatot Subroto, Jl Jenderal Sudirman (sisi timur), Jl Rasuna Said (kiri-kanan), Jl Gatsu dari Plasa Semanggi s/d RS Medistra, dari POLDA s/d kuningan, Karet Pedurenan dan sekitarnya, Widya Candra, Jl Tulodong, jl kap. Tendean.
  • Layanan data dan internet Telkom yang berbasis IP seperti IP VPN (Internet Protocol Virtual Private Network) saat ini praktis lumpuh, IP server tidak beroperasi, termasuk layanan host to host, web hosting, VPN dial, host spot dan node infonet. Layanan IP umumnya digunakan oleh pelanggan korporasi.

Sementara itu, dilaporkan pula bahwa 13 BTS (Base Transceiver Station) Flexi mati. Layanan Speedy tak terkecuali. Speedy Siemens yang memiliki kapasitas maksimal 17.000 Satuan Sambungan Layanan (SSL) dilaporkan mati semua, sedangkan Speedy Alcatel di STO Slipi masih dilaporkan beroperasi. Speedy Huawei yang terkena gangguan sekitar 2.000 SSL.

Awaluddin mengatakan, banjir besar yang menyebabkan matinya listrik, otomatis memaksa Telkom untuk mematikan STO Semanggi II. ”Kami mematikan STO dengan tahapan sesuai dengan prosedur, yaitu: mengganti catuan listrik dengan baterai, bila catuan baterai habis maka menggunakan emergency genset, kemudian bila emergency genset habis maka Telkom akan menyatakan Perhubungan Putus (Perpu).

Atas terjadinya gangguan tersebut, Telkom menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada para pelanggan, khususnya pelanggan korporasi sebagai pengguna utama komunikasi data. ”Para petugas Telkom saat ini sedang berusaha keras untuk menormalkan kondisi perangkat secepat mungkin.” ujarnya seraya menambahkan bahwa kejadian ini tentunya di luar kehendak kita semua.

Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :

Muhammad Awaluddin
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-21-5213288
Fax. 62-21-5203322
Email : awaluddin@telkom.co.id
Website : www.telkom-indonesia.com