Tata Kelola Perusahaan

Meyakini kualitas penerapan praktik terbaik GCG akan terjaga dan teruji

Perseroan menjadikan tahun 2015 sebagai tahun budaya penerapan prinsip dasar GCG. Dengan menjadikan prinsip-prinsip dasar GCG sebagai budaya dalam menjalankan tugastugas operasional sehari-hari, kami meyakini kualitas penerapan praktik terbaik GCG akan terjaga dan teruji. Sehingga seluruh manfaat dari penerapan praktik terbaik GCG dapat kami rasakan, terutama naiknya nilai perusahaan dan terpenuhinya harapan para pemangku kepentingan

TUJUAN DAN KOMITMEN PENERAPAN TATA KELOLA

TUJUAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSA HAAN YAN G BAIK

Telkom menerapkan praktik terbaik tata kelola dengan beberapa tujuan, meliputi:

• Memaksimalkan nilai perusahaan dan nilai untuk stakeholders.

• Mendorong pengelolaan perusahaan secara profesional, transparan dan efisien.

• Memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Direksi, Komitekomite dan Sekretaris Perusahaan.

• Memperhatikan adanya tanggung jawab perusahaan terhadap kondisi sosial masyarakat dan lingkungan sekitar.

• Meningkatkan kontribusi perusahaan dalam perekonomian nasional.

• Meningkatkan iklim investasi nasional.

KOMITMEN

Komitmen Perseroan dalam menerapkan GCG ditunjukkan dengan keluarnya Surat Keputusan Direksi tentang Pedoman GCG No.29/2007 dan Pedoman GCG Group No.602/2011. Keputusan Direksi tersebut memuat beberapa sistem penerapan GCG untuk menjamin bahwa GCG telah diterapkan baik untuk transaksi internal maupun eksternal yang beretika dan sesuai praktik tata

kelola perusahaan yang baik dan benar. Sistem penerapan GCG yang dimaksud meliputi: etika bisnis, kebijakan dan prosedur, manajemen risiko, pengendalian dan pengawasan internal, kepemimpinan, pengelolaan tugas dan tanggung jawab, pemberdayaan

manajemen dan kompetensi karyawan, evaluasi kinerja, serta penghargaan dan pengakuan. Komitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip GCG pada setiap jenjang operasional perusahaan secara terencana, terarah dan terukur tersebut juga meliputi seluruh jajaran pengurus hingga ke level pelaksana sehingga penerapan praktik terbaik GCG berlangsung konsisten.

KONSEP DAN LANDASAN

Sebagai emiten yang tercatat dan diperdagangkan di BEI dan NYSE, maka selain mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia yang dikeluarkan Komite Nasional Kebijakan Governanceb (“KNKG”) dan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perseroan juga mematuhi Sarbanes Oxley Act (“SOA”) tahun 2002 serta peraturan SEC lainnya dalam menerapkan GCG. Setidaknya ada dua peraturan SOA yang relevan dengan Perseroan. Pertama, SOA Section 404 yang menyatakan manajemen bertanggung jawab dalam pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan, Internal Control Over Financial Reporting (“ICOFR”), untuk memastikan

keandalan pelaporan keuangan dan persiapan penerbitan laporan keuangan. Kedua, SOA Section 302 yang menghendaki tanggung jawab dari manajemen terhadap pembuatan, pemeliharaan dan evaluasi terhadap efektivitas prosedur untuk memastikan bahwa informasi dalam laporan telah sesuai dengan ketentuan UU Pasar Modal AS. Perseroan dan seluruh group usaha senantiasa berupaya mempertajam pelaksanaan GCG agar penerapannya selaras dengan tuntutan bisnis dan perubahan industri

mutakhir. Penguatan GCG Telkom Group dibangun dan dikembangkan agar tercipta praktik bisnis yang beretika (GCG as ethics) dan bermartabat, selain untuk menunjukkan bahwa Perseroan telah dikelola secara lebih akuntabel, transparan dan bertanggung jawab, sehingga dapat menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan para investor maupun calon investor agar terus mendukung

pengembangan perusahaan. Dalam menerapkan praktik terbaik tata kelola, Perseroan selalu berupaya agar selain mampu mengelola risiko dengan baik, Perseroan juga mampu merespon berbagai perubahan yang terjadi serta memanfaatkan perubahan

tersebut menjadi sesuatu yang dapat meningkatkan kapasitas dan nilai perusahaan sehingga mendukung pencapaian tujuan dan keberlanjutan Perusahaan dalam jangka panjang.

Dimuat pada tanggal 11 Mei 2016