Dewan Komisaris

Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang melakukan pengawasan terhadap tindakan pengelolaan perusahaan oleh Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris bertanggung jawab secara kolekif kepada pemegang saham. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh pemegang saham melalui mekanisme RUPS. Setiap anggota Dewan Komisaris memiliki masa jabatan selama 5 (lima) tahun yang dimulai sejak tanggal pengangkatan, kecuali jika akhir masa jabatan jatuh bukan pada hari kerja. Jika hal itu terjadi, maka akhir masa jabatan jatuh pada hari berikutnya.

  1. Wewenang dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
    • Melakukan pengawasan terhadap pengelolaan perusahaan yang dijalankan oleh Direksi, termasuk perencanaan dan pengembangan, operasi dan anggaran, kepatuhan terhadap Anggaran Dasar perusahaan dan pelaksanaan mandat dan keputusan RUPS. Dewan Komisaris tidak berwenang untuk menjalankan maupun mengelola perusahaan, kecuali dalam situasi apabila seluruh anggota Direksi diberhentikan sementara karena suatu sebab.
    • Memberikan saran dan pendapat kepada RUPST mengenai pelaporan keuangan tahunan, rencana pengembangan perusahaan, penunjukan kantor akuntan publik sebagai auditor dan hal-hal penting serta strategis lainnya terkait dengan aksi korporasi perusahaan.
    • Melakukan evaluasi atas rencana kerja dan anggaran perusahaan, mengikuti perkembangan perusahaan, dan melakukan koordinasi dengan Direksi jika ada gejala yang menunjukkan perusahaan sedang dalam masalah sehingga Direksi dapat segera mengumumkannya kepada para
  2. Komposisi Dewan Komisaris Struktur Dewan Komisaris terdiri dari 6 (enam) orang, yaitu seorang Komisaris Utama yang merupakan pimpinan dewan dan 5 (lima) Komisaris, dua di antaranya merupakan Komisaris Independen. Per tanggal 1 Januari 2013 sampai 19 April 2013, komposisi Dewan Komisaris terdiri dari:
    1. Jusman Syafii Djamal, Komisaris Utama.
    2. Hadiyanto, Komisaris.
    3. Parikesit Suprapto, Komisaris.
    4. Johnny Swandi Sjam, Komisaris Independen.
    5. Virano Gazi Nasution, Komisaris Independen.

Pada tanggal 19 April 2013, RUPST telah menyetujui perubahan pada komposisi Dewan Komisaris Perusahaan. Dengan demikian, per tanggal 19 April 2013, komposisi Dewan Komisaris terdiri dari:

    1. Jusman Syafii Djamal, Komisaris Utama.
    2. Hadiyanto, Komisaris.
    3. Parikesit Suprapto, Komisaris.
    4. Johnny Swandi Sjam, Komisaris Independen.
    5. Virano Gazi Nasution, Komisaris Independen.
    6. Gatot Trihargo, Komisaris

 Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris

Setiap anggota Dewan Komisaris berhak atas remunerasi bulanan dan tunjangan tunjangan. Mereka juga berhak mendapatkan tantiem berdasarkan kinerja dan pencapaian Perusahaan, yang besarannya ditentukan oleh pemegang saham dalam RUPS. Anggota Dewan Komisaris juga berhak mendapatkan tunjangan secara lumpsum pada saat mereka berhenti dari posisinya.
Pemberian remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dihitung berdasarkan formula yang disusun oleh Komite Nominasi dan Remunerasi dan yang juga dipakai untuk penentuan gaji Direksi, dan besarannya
mengacu pada persentase gaji Direktur Utama yang telah disetujui oleh RUPS. Sesuai ketentuan Peraturan Menteri BUMN PER- 07/MBU/2010, RUPS dapat menetapkan penghasilan dengan jenis dan/atau besaran tertentu yang berbeda dengan yang diatur dalam Peraturan Menteri tersebut.

Dimuat pada tanggal 27 Maret, 2014