Komite Audit

Komite Audit menjalankan tugas berdasarkan mandat Audit Committee Charter yang ditetapkan dengan Keputusan Dewan Komisaris. Audit Committee Charter dievaluasi secara berkala dan apabila diperlukan dilakukan amandemen untuk memastikan kepatuhan Perusahaan terhadap peraturan OJK dan SEC serta peraturan terkait lainnya.

Profil Komite Audit
Sampai dengan bulan Agustus 2013, kami memiliki Komite Audit yang terdiri dari enam anggota: dua Komisaris Independen, satu Komisaris dan tiga anggota eksternal independen yang tidak terafiliasi dengan Telkom.
Pada tahun 2013 terdapat perubahan komposisi keanggotaan Komite Audit. Sampai dengan bulan Agustus 2013, susunan Komite Audit terdiri dari; (i) Johnny Swandi Sjam (Komisaris Independen – ketua); (ii) Salam (Sekretaris); (iii) Virano Gazi Nasution (Komisaris Independen); (iv) Parikesit Suprapto (Komisaris), tidak mempunyai hak voting karena afiliasi dengan Pemerintah; (v) Sahat Pardede; dan (vi) Agus Yulianto. Salam, Sahat Pardede, dan Agus Yulianto adalah anggota eksternal independen yang tidak terafiliasi dengan Telkom. Masa tugas Salam sebagai anggota/sekretaris Komite Audit berakhir pada bulan Agustus 2013.

Susunan Komite Audit per 31 Desember 2013 dan sampai saat ini terdiri dari:

audit

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Audit Committee Charter secara garis besar memuat tujuan, fungsi dan tanggung jawab Komite Audit. Berdasarkan Charter ini Komite Audit bertanggung jawab untuk:

  • Mengawasi proses audit dan proses pelaporan keuangan Perusahaan atas nama Dewan Komisaris. 
  • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan auditor eksternal.
  • Mendiskusikan dengan auditor internal dan eksternal semua lingkup pekerjaan, baik pekerjaan audit dan non-audit serta rencana audit mereka.
  • Menelaah laporan keuangan konsolidasian Telkom serta efektivitas pengendalian internal atas pelaporan keuangan (”ICOFR”).
  • Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perusahaan. 
  • Mengadakan rapat secara berkala dengan auditor internal dan eksternal, tanpa kehadiran manajemen, masing-masing untuk membahas hasil evaluasi dan hasil audit mereka atas pengendalian internal Telkom serta kualitas laporan keuangan Telkom secara keseluruhan. 
  • Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris, khususnya dalam bidang yang terkait dengan akuntansi dan keuangan, serta kewajiban lain yang diharuskan oleh SOA.

Selain itu, Komite Audit juga bertugas untuk menerima dan menangani pengaduan. Untuk membantu tugas-tugasnya, Komite Audit dapat menunjuk konsultan independen atau penasihat profesional.

Independensi Komite Audit

Peraturan OJK tentang Komite Audit mensyaratkan bahwa Komite Audit sedikitnya terdiri dari tiga orang anggota, satu diantaranya adalah Komisaris Independen yang bertindak sebagai ketua, sementara dua anggota lainnya harus merupakan pihak yang independen, minimal salah satu diantaranya harus memiliki keahlian (dalam konteksItem 16A dari Form 20 F) dalam bidang akuntansi dan/atau keuangan. Agar memenuhi syarat independensi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia, anggota eksternal Komite Audit:

  • Bukan pejabat eksekutif Kantor Akuntan Publik yang memberikan jasa audit dan/atau jasa non-audit kepada Perusahaan dalam jangka waktu enam bulan terakhir sebelum penunjukannya sebagai anggota Komite Audit;
  • Bukan sebagai pejabat eksekutif kami dalam jangka waktu enam bulan terakhir sebelum penunjukannya sebagai anggota Komite Audit;
  • Tidak boleh terafiliasi dengan pemegang saham mayoritas;
  • Tidak boleh mempunyai hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris atau Direksi;
  • Tidak boleh memiliki, secara langsung maupun tidak langsung, saham Perusahaan; dan
  • Tidak boleh memiliki hubungan bisnis apapun yang terkait dengan bisnis Perusahaan.

Ahli Keuangan Komite Audit

Dewan Komisaris telah menetapkan Sahat Pardede, anggota Komite Audit, memenuhi kualifikasi sebagai Ahli Keuangan dan Akuntansi Komite Audit seperti yang diuraikan pada Item 16A Form 20-F, dan sebagai anggota ”independen” sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan 10A-3 dari Exchange Act. Sahat Perdede telah menjadi anggota Komite Audit sejak Februari 2004. Sebelum penunjukannya sebagai anggota Komite Audit, dan sampai saat ini, beliau berpraktik sebagai Akuntan Publik Bersertifikat di Indonesia yang menyediakan jasa audit dan jasa keuangan lainnya kepada sejumlah perusahaan swasta dan lembaga-lembaga publik. Beliau juga adalah anggota Institut Akuntan Publik Indonesia.

Piagam Komite Audit TELKOM Group

Piagam Komite Audit TELKOM Group di-download di sini

Dimuat pada tanggal 19 Juni, 2014