TV Satelit atau Direct To Home (DTH) merupakan layanan TELKOMVision yang dapat diterima secara langsung oleh pelanggan melalui alat penerima satelit yang disebut satellite dish antenna dan dekoder. Pemancaran yang diterima melalui fasilitas dekoder dilakukan secara digital.
Devices used for Satellite TV:
1. Decoder Dengan alat ini, pelanggan bisa menerima dan merubah sinyal digital dari satelit dengan bantuan broadcast/picture card (smart card). Dekoder menggunakan sistem CAS yang sesuai dengan IRDETO yang merupakan sistem DTH TELKOMVision
2. Smart Card Chip pada Smart Card (ISO 1900) berfungsi sebagai code interpreter untuk IRDETO broadcast dan kontrol pelanggan.
3. LNB (Low Noise Block) Alat penerima sinyal satelit yang akan merubahnya menjadi frekuensi sedang sebelum memasuki kabel coaxial.
4. Antenna A reflector in the shape of a parabola or satellite dish in the form of a solid or mesh.
5. Coaxial Cable Cables that connect the decoder and the LNB. Model series RG11 (Cable Length: 50 - 100 m) or RG6 (Cable Length: <50 m)
Layanan Unggulan Satelite TV TELKOMVision
Satelit TELKOM memiliki lifespan yang lebih lama dibandingkan dengan satelit lain di Indonesia.
Multi-vendor decoder dengan berbagai macam pilihan harga dan fitur telah tersedia bagi para pelanggan potensial.
Antena dan LNB mudah didapat di pasaran dengan harga terjangkau.
Pelanggan bisa menggunakan motorized antenna untuk menerima Free-to-Airchannels dari satelit lain (Asiasat, Measat, etc) disamping Satelit TVTELKOMVision.
Penjualan berskala nasional tersedia untuk kemudahan akses layanan yang mencakup semua fasilitas TELKOM.
Antenna dan Decoder
By using TELKOMVision's satellite dish and decoder, you can watch more than 100 local and international channels for free.