. 09 Februari 2012   | Home | Contact |       
 
.
.
  • Info Perusahaan
    • Telkom
    • Telkom International
    • Mitratel
    • Pramindo
    • Telkomsel
    • Metra
    • Infomedia
    • Telkom Vision
    • Graha Sarana Duta
    • SIGMA
    • Finnet
    • Laporan Keberlanjutan
    • e-Rekrutmen
    • Mitra Bisnis
    • IFRS
    • Kinerja Layanan Jaringan Telepon Tetap
  • Produk & Layanan
  • Hubungan Investor
    • Profil Perusahaan
    • Informasi Saham
    • Tata Kelola Perusahaan
    • Laporan-Laporan
    • Siaran Pers
    • Informasi RUPS
    • Email Alert
    • Presentasi & Conference Call
    • Kontak Hubungan Investor & Alamat Kustodian
    • Daftar Istilah & FAQ
  • Pojok Media
    • Siaran Pers
    • Berita TELKOM
    • Media Kit
    • Pustaka Multimedia
    • Kontak
    • Artikel Infokom
  • Telkom Peduli
    • Pembinaan Usaha Kecil
    • Kegiatan Sosial
    • Kegiatan Keagamaan
    • Kegiatan Pendidikan Budaya Olahraga
    • CO-OP
  • Layanan Pelanggan
    • Kantor Pelayanan
    • Keluhan Pelanggan
    • Pertanyaan & Saran Pelanggan
    • Permohonan
    • Informasi Tagihan
    • Telkom e-Service
    • Informasi Kode Area dan Negara
    • Cara Pembayaran Tagihan
.
.
.
.
 
.
.
Media Center

Infomedia Menuju Business Process Outsourcing dan Digital Rich Content

Share |
  

Semakin tingginya tingkat persaingan yang diiringi dengan semakin kompleksnya tuntutan customer yang memiliki pilihan produk serta layanan dewasa ini, mendorong setiap perusahaan untuk  menyusun strategi marketing yang tepat.

 

Perkembangan yang kemudian terjadi dalam dunia bisnis adalah  upaya – upaya untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen dengan adanya kolaborasi di antara perusahaan satu dengan yang lainnya, saling bekerja sama untuk menyatukan kompetensi.

 

Infomedia sebagai perusahaan penyedia jasa informasi dan komunikasi terkemuka di Indonesia, menyikapi hal tersebut dengan mengembangkan bisnis yang dimiliki saat ini (legacy) maupun melalui pengembangan bisnis baru (new wave).  Pengembangan bisnis baru Infomedia, yaitu Business Process Outsourcing  ( BPO ) dan Digital Rich Content ( DRC ) yang diprediksi akan berkembang sangat potensial di masa yang akan datang.

 

Business Process Outsourcing ( BPO )

 

Gelombang pertama globalisasi telah dimulai lebih dari dua dekade silam dengan berpindahnya usaha pembuatan sepatu, garmen, elektronika berharga murah, dan peralatan mainan ke negara-negara sedang berkembang. Industri yang sering disebut dengan sunset industry yang terus bergeser dari negara-negara dengan biaya produksi lebih tinggi ke negara berbiaya lebih murah. Indonesia sempat kecipratan menjadi pilihan investasi bagi lokasi industri-industri di atas. Gelombang pertama ini diikuti dengan perpindahan jasa sederhana, seperti memproses tagihan kartu kredit, penulisan kode piranti lunak, dan sejenisnya.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, dunia memasuki gelombang globalisasi kedua dengan berpindahnya pekerjaan-pekerjaan berbasis pengetahuan dari negara maju ke negara berkembang. India adalah negara yang paling banyak menjadi pilihan outsourcing berkat tersedianya tenaga-tenaga terampil yang mampu berbahasa Inggris. Ragam kegiatan bisnis yang dialihdayakan ke India mulai dari call center hingga menerjemahkan hasil pemeriksaan medis, memproses pinjaman rumah dan tagihan asuransi, serta mendesain chip ponsel.

Masa depan industri outsourcing global terletak pada berjalannya Business Process Outsourcing (BPO). Secara umum Business Process Outsourcing (BPO) dapat didefinisikan sebagai  bisnis penyediaan jasa alih-daya (outsourcing) oleh pihak ketiga bagi perusahaan untuk satu atau beberapa fungsi bisnis dalam jangka panjang (multi year contract).  Konsep BPO dalam dunia bisnis banyak dilakukan di beberapa industri seperti Telekomunikasi, Bank, Manufaktur, Asuransi dan Ritel terutama untuk area fungsi bisnis  seperti Customer Relationship Management, Tele Servicing & Product Support,  IT, SDM, Back Office, Billing dan Web Design/hosting.

 

Infomedia  membagi bisnis BPO untuk kedepannya dalam dua kelompok berdasarkan basis layanan yaitu voice dan non voice. Untuk tahap pertama Infomedia akan menggarap kelompok BPO berbasis layanan voice yaitu contact center dan back office, kemudian tahap berikutnya akan masuk ke layanan BPO berbasis non voice yaitu SDM & Training, Informasi Tagihan, Web Development dan Delivery Order. 

 

Bisnis BPO yang telah dijalani Infomedia saat ini berbasis layanan voice yaitu Layanan Contact Center baik untuk inbound maupun outbound dan non voice seperti direct mail dan web development, sedangkan segmen industri yang akan digarap pada tahap awal adalah industri bank, keuangan & asuransi kemudian tahap berikutnya akan masuk ke segmen industri manufaktur, telekomunikasi, pemerintahan, kesehatan, Usaha Kecil Menengah ( UKM ),  ritel dan distribusi.

 

Digital Rich Content (DRC)

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi suatu keharusan yang tidak dapat dihindari oleh setiap perusahaan yang ingin menempatkan dirinya pada posisi paling depan dalam suatu industri. Terkait dengan hal ini, pengelolaan sumber daya informasi memegang peranan yang sangat penting untuk menunjang suksesnya sebuah bisnis. Bisnis teknologi informasi pun memiliki prospek yang cukup cerah di masa depan. Apalagi teknologi informasi adalah dunia yang perubahan paradigma dan solusinya bergerak sangat cepat sehingga harus selalu dapat berjalan seiring tuntutan customer.

 

Menyikapi hal tersebut, konsep Digital Rich Content (DRC) menjadi bisnis masa depan Infomedia lainnya yang cikal bakalnya sudah dikembangkan sejak beberapa tahun yang lalu. DRC yang akan dikembangkan dalam lima tahun kedepan adalah bisnis konten digital yang memberikan solusi total bagi penggunanya dengan menyajikan data multi format (text, audio dan visual)  melalui media yang beragam  (media cetak, online dan mobile) .

 

Pada bisnis Digital Rich Content (DRC), Infomedia membagi bisnisnya menjadi 4 (empat) bagian yaitu direktori cetak ( Yellow Pages dan White Pages ), Direktori Khusus ( segmented directory, pocket directory, area magazine ) , direktori online ( online ad, e-commerce, membership ) dan direktori mobile ( mobile application, SMS ).

 

The increasing levels of competition accompanied with the increasingly of customer’s demand  which have choice of products and services, encourage every company to develop an appropriate marketing strategy.

 

The developments which occur in the business world is the efforts to accelerate the fulfillment of consumer needs with the collaboration between companies from one another, work together to integrate competence.

 

Infomedia as information and communication provider in Indonesia, facing those facts with develop it owned businesses (legacy), and also with developing the new business (new wave). The development of Infomedia’s new business is Business Process Outsourcing (BPO) and Digital Rich Content (DRC) which predicted become potencial in the future.

.
 
 
.
.
Hakcipta © 2010 PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
T1:0.29229Seconds

.