Jakarta, 25 Oktober 2007 - PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berhasil melayani kebutuhan telekomunikasi pelanggannya selama masa-masa sibuk trafik komunikasi sepanjang Lebaran dengan lancar tanpa gangguan berarti.
Melalui produk Telkom Flexi, Telkom berhasi melayani lalu-lintas suara (voice) maupun SMS dengan baik. “Selama masa-masa sibuk liburan Idul Fitri (8 Oktober s.d 19 Oktober 2007), jaringan Telkom Flexi dalam kondisi stabil sehingga dapat memberikan layanan telekomunikasi kepada pelanggan secara terus-menerus tanpa gangguan berarti,” ujar Vice Presiden Public & Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia.
Lalu-lintas komunikasi Telkom Flexi mulai mengalami peningkatan cukup berarti mulai H-5 Lebaran atau tanggal 8 Oktober 2007. “Trafik SMS secara nasional mencapai sekitar 237 juta SMS,” tambah Eddy Kurnia. Lalu lintas SMS tertinggi terjadi pada tanggal 12 dan 13 Oktober 2007 yang mencapai 22 juta dan 25 juta SMS.
Eddy kurnia menjelaskan, lalu-lintas SMS selama perayaan Lebaran tahun 2007 meningkat lebih dari 50% dibanding Lebaran tahun 2006 lalu yang mencapai 151 juta SMS. Lebih jauh Eddy Kurnia menjelaskan bahwa lalu-lintas SMS dari Flexi ke Flexi mencapai lebih dari 6 juta SMS, sementara dari Flexi ke operator lain (GSM) mencapai 57 juta SMS dan SMS masuk dari operator lain (GSM) ke Flexi mencapai angka sekitar 173 juta SMS.
Selain lalu-lintas SMS yang meningkat, trafik percakapan pun mengalami peningkatan. “Pada H-2, terjadi trafik percakapan puncak, sistem kami mengolah tak kurang dari 50 juta panggilan dalam satu hari,” katanya. Angka keberhasilan lalu-lintas SMS mencapi lebih dari 93 persen, sementara untuk percakapan tingkat keberhasilannya mencapai sekitar 98 persen.
Sementara itu layanan FlexiCOMBO, yang memungkinkan pelanggan Flexi menggunakan teleponnya di kota tujuan mudik mendapat sambutan baik dari pelanggan Flexi. Peningkatan permintaan nomor FlexiCOMBO yang sempat diprediksi naik 400 persen malah naik 550 persen dibanding hari biasa.
“Lebaran tahun ini kami telah melipatgandakan stok nomor COMBO. Namun pada H-2 kami terpaksa menambah lagi, karena permintaan yang antri di server sangat tinggi.” kata Eddy Kurnia. Puncak permintaan nomor COMBO, katanya, terjadi pada 13 Oktober 2007 (Hari H.) “Permintaan ini sangat tinggi selama moment Lebaran, sehingga kami memperpanjang masa berlaku nomor COMBO dari 3 hari menjadi 10 hari,” lanjutnya.
Dampak dari tingginya permintaan nomor COMBO tersebut adalah tingginya trafik call ke Call Center 147. “Trafik panggilan ke Call Center 147 melonjak cukup berarti. Hal ini, demikian Eddy, terjadi karena permintaan nomor COMBO yang antri di server, sementara pelanggan sudah meninggalkan kota asal. Akhirnya, pelanggan meminta nomor COMBO melalui 147.
Lancarnya layanan voice dan SMS selama moment Lebaran ini juga didukung dengan telah beroperasinya sentral baru MSC-WSS (Mobile Switching Center-Wireless Soft Switching). MSC yang berkapasitas 3 kali lipat MSC eksisting ini bisa menghandle 7 juta pelanggan sekaligus.
Layanan Telkom Flexi saat ini menjangkau lebih dari 265 kota di Indonesia, dengan jumlah pelanggan sekitar 6 juta.
Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :
Eddy Kurnia Vice President Public and Marketing Communication PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Tel. 62-22-4527455 Fax. 62-22-4521411 Email : eddy_k@telkom.co.id Website : www.telkom.co.id