Layanan Broadband Speedy Digelar Secara Nasional

Telkom Turunkan Tarif Paket Speedy melalui Paket-Paket Layanan Baru


Jakarta, 5 Juli 2006 - Setelah berhasil menggelar layanan Speedy di Jakarta dan Surabaya, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) kini mulai menggelar layanan akses pita lebar (broadband) tersebut secara nasional. Dengan mengambil langkah yang ekspansif, layanan Speedy diharapkan akan mampu mengatasi kesulitan masyarakat untuk mendapatkan akses berkecepatan tinggi dengan harga yang relatif terjangkau.

Direktur Utama Telkom Arwin Rasyid mengatakan bahwa pada tanggal 7 Juli 2006, saat Speedy secara nasional diluncurkan, akses internet berkecepatan tinggi ini setidaknya akan tergelar di 22 kota, yang tersebar di tujuh Divisi Regional (Divre) Telkom, meliputi:

Divisi Regional I : Medan, Batam, Palembang
Divisi Regional II : Jakarta, Bekasi, Bogor, Tanggerang
Divisi Regional III : Bandung, Cirebon
Divisi Regional IV : Semarang, Yogyakarta, Solo
Divisi Regional V : Surabaya, Malang, Madiun, Jember
Divisi Regional VI : Balikpapan, Pontianak, Samarinda
Divisi Regional VII : Makasar, Denpasar, Manado

 

Speedy, demikian Arwin Rasyid, sebenarnya sudah terlebih dulu digelar secara komersial di kota-kota besar seperti Medan, Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Denpasar, dan lain-lain. Estimasi secara nasional, di tahun Telkom 2006 akan tergelar 472.000 satuan sambungan layanan (SSL) Speedy.

Telkom cukup aktif berkolaborasi dengan mitra-mitra perusahaan lain dalam mengembangkan layanan Speedy. Pada 16 Juni 2006 lalu misalnya, Telkom melalui program "Komputerku Duniaku", mengadakan kerjasama dengan BNI, Microsoft, Intel, dan Zyrex untuk melakukan penawaran broadband Internet Speedy bagi pemegang kartu kredit BNI yang berada di wilayah Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi (Jabotabek). Program ini berlangsung dari tanggal 16 Juni - 31 Agustus 2006, serta didukung perangkat merek Microsoft, Intel dan Zyrex.

Dengan pihak Provinsi DKI Jakarta, Telkom meluncurkan Speedy Goes to Government dengan fasilitas Speedy di 89 lokasi wilayah Pemda Jakarta Utara, yang meliputi 7 lokasi kecamatan, 31 lokasi kelurahan, 46 lokasi pejabat setingkat Kasudin dan 5 lokasi rumah dinas Pejabat Pemda. Untuk fasilitas internet di masing-masing kelurahan, Speedy telah digunakan sebagai layanan Internet gratis Pemda kepada masyarakat.

Direktur Utama Telkom Arwin Rasyid dalam pidatonya di depan peserta RUPST Telkom 30 Juni 2006 lalu mengharapkan pada akhir tahun 2006 jumlah pelanggan TELKOMSpeedy akan meningkat pesat sejalan dengan rencana perluasan jangkauan layanan. Arwin mengatakan bahwa penetrasi ke berbagai wilayah merupakan bagian dari komitmen Telkom untuk memberikan layanan akses broadband berkecepatan tinggi kepada masyarakat Indonesia.

Jumlah pelanggan TELKOMSpeedy pada akhir tahun 2005 tercatat mencapai 30.662 SSL yang tersebar di Jakarta, Surabaya dan Makassar. Sedangkan jumlah pelanggan sampai dengan Mei 2006 tercatat 43,168 SSL dengan ARPU (Average Revenue per User) mencapai Rp 498 ribu. Target yang ditetapkan Telkom untuk penjualan Speedy adalah 444 ribu SSL di tahun 2006, 469 ribu SSL di tahun 2007, dan 493 ribu SSL di tahun 2008.


Tarif Turun

Untuk meningkatkan jumlah pelanggan, Telkom juga menawarkan berbagai paket baru dengan tarif yang lebih murah dibanding paket-paket terdahulu. Paket-paket baru tersebut meliputi:

Paket Speedy Personal (750 MB) sebagai pengganti paket Light (500 MB). Biaya pasang paket Speedy Personal hanya Rp 150 ribu, lebih murah dibanding paket Light yang Rp 200 ribu. Dengan quota yang lebih besar (750 MB) dan dengan tarif yang sama (Rp 300 ribu), paket Speedy Personal jelas lebih murah karena harga per mega byte-nya menjadi hanya Rp 700,- dibanding tarif per mega byte paket Light yang Rp 1.200,-.

Paket Speedy Professional (2000 MB) sebagai pengganti paket Heavy (2000). Biaya pasang paket ini hanya Rp 150 ribu, lebih murah dibanding paket Heavy yang Rp 200 ribu. Demikian pula biaya bulanan paket Professional hanya Rp 700 ribu, lebih murah dibanding paket Heavy yang Rp 800 ribu. Padahal quota paket Professional adalah sama dengan quota paket Heavy, yaitu 2000 MB.

Paket Speedy Office (Unlimited) yang menggantikan paket Unlimited. Untuk paket Unlimited (Office) ini Telkom hanya mengenakan biaya pasang Rp 150 ribu, jauh lebih murah dibanding paket Unlimited sebelumnya yang mencapai Rp 2,5 juta. Demikian juga biaya bulanannya yang hanya Rp 2 juta, jauh lebih murah dibanding paket unlimited sebelumnya yang Rp 3,8 juta.

Paket Speedy Warnet (Unlimited). Ini merupakan paket baru untuk mengakomodasi kebutuhan warnet. Biaya pasang yang dikenakan hanya Rp 150 ribu, dengan biaya bulanan Rp 3 juta.


Perbandingan Tarif Speedy: Paket Lama vs Paket Baru

  Lama Baru
Komponen Tarif Light Personal
     
PSB Rp 200 rb Rp 150 rb
Bulanan Rp 300 rb Rp 300 rb
Quota 500 MB 750 MB
Excess Usage Rp 1200/MB Rp 700/MB
     
  Heavy Professional
PSB Rp 200 rb Rp 150 rb
Bulanan Rp 800 rb Rp 700 rb
Quota 2000 MB 2000 MB
Excess Usage Rp 1200/MB Rp 700/MB
     
  Unlimited Office (Unlimited)
PSB Rp 2,5 juta Rp 150 rb
Bulanan Rp 3,8 juta Rp 2 juta
     
    Warnet (Unlimited)
PSB   Rp 150 rb
Bulanan   Rp 3 juta

Catatan:
PSB : Pasang Sambung Baru


Kecenderungan Unlimited

Arwin Rasyid mengatakan bahwa ke depan volume bandwidth yang ditawarkan Speedy akan cenderung mengikuti layanan broadband pada umumnya, yaitu tak terbatas (unlimited), tentu dengan tarif yang cenderung lebih murah. Tarif dimaksud, lanjut Arwin, akan terus diusahakan sesuai dengan daya beli masyarakat sehingga pemakaian Speedy terus tumbuh dan berkembang.

Di samping melakukan inovasi layanan, Telkom sendiri, demikian Arwin, akan terus melakukan kajian tentang keterjangkauan harga (affordability price) untuk menunjang pencapaian target penjualan ataupun kapasitas Line in Service (LIS).

Speedy sendiri merupakan layanan akses pita lebar dari Telkom yang menggunakan teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) untuk mengakses internet dengan kecepatan tinggi dan memberikan layanan data serta telepon/fax secara bersamaan dengan hanya menggunakan satu saluran telepon dan bersifat dedicated sehingga setiap saat bisa on line untuk akses ke internet. Kelebihannya, Speedy mampu memberikan fasilitas download informasi/data lebih cepat sampai 6 kali kecepatan akses dial up (line telepon biasa) atau sampai 384 kbps. Kecepatan up load-nya mencapai 64 kbps. Pengenaan tagihan (charging) Speedy berdasarkan besarnya informasi/data yang di-download dalam satuan Mega Byte, tidak berdasarkan satuan waktu seperti halnya dial up.

Saat ini layanan Speedy ditawarkan ke pasar dalam beberapa varian, yaitu Speedy for Personal (750 MB per bulan), Speedy for Professional (2000 MB per bulan), Speedy for Office (bandwith tak terbatas, un-limited), dan Speedy for Warnet (un-limited). Saat ini, Telkom sedang mengembangkan kerjasama dengan partner pengembangan Content & Service Provider untuk menunjang persiapan menuju layanan Triple Play yang meliputi IP-TV, Streaming, dan Video on Demand.



Untuk lebih lanjut, hubungi :

 

Muhammad Awaluddin
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-21-5213288
Fax. 62-21-5203322
Email: awaluddin@telkom.co.id
Website: www.telkom.co.id