. 21 Mei 2012   | Home | Contact |       
 
.
.
  • Info Perusahaan
    • Telkom
    • Telkom International
    • Mitratel
    • PINs
    • Telkomsel
    • Metra
    • Infomedia
    • Telkom Vision
    • TelkomProperty
    • telkomsigma
    • Finnet
    • AdMedika
    • e-Rekrutmen
    • Mitra Bisnis
    • IFRS
    • Kinerja Layanan Jaringan Telepon Tetap
  • Produk & Layanan
  • Hubungan Investor
    • Profil Perusahaan
    • Informasi Saham
    • Tata Kelola Perusahaan
    • Laporan-Laporan
    • Siaran Pers
    • Informasi RUPS
    • Email Alert
    • Presentasi & Conference Call
    • Kontak Hubungan Investor & Alamat Kustodian
    • Daftar Istilah & FAQ
  • Pojok Media
    • Siaran Pers
    • Berita TELKOM
    • Media Kit
    • Pustaka Multimedia
    • Kontak
    • Artikel Infokom
  • Telkom Peduli
    • Visi Misi Telkom CSR
    • Pesan CEO
    • Berita CSR
    • Keterlibatan Stakeholder
    • Konsep Program
    • Laporan Keberlanjutan
    • CO-OP 2012
  • Layanan Pelanggan
    • Kantor Pelayanan
    • Keluhan Pelanggan
    • Pertanyaan & Saran Pelanggan
    • Permohonan
    • Informasi Tagihan
    • Telkom e-Service
    • Informasi Kode Area dan Negara
    • Cara Pembayaran Tagihan
.
.
.
.
  • Pojok Media
  • Siaran Pers
  • .
  • Berita TELKOM
  • .
  • Media Kit
  • .
  • Pustaka Multimedia
  • .
  • Kontak
  • .
  • Artikel Infokom
 
Flexi, Bukan Telepon Biasa



Speedy - Akses Internet
.
.
Pojok Media

TELKOM Segera Bangun Backbone Serat Optik di Kawasan Indonesia Timur

Share |
  
Jakarta, 6 Oktober 2009 – PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan segera membangun backbone serat optik di Kawasan Timur Indonesia dengan mengambil sebagian konfigurasi Palapa Ring, yaitu melintasi jalur-jalur Mataram-Kupang, Manado-Sorong, dan Fakfak-Makassar.

Untuk tahap pertama, pada Oktober 2009 Telkom akan membangun serat optik Mataram Kupang (Mataram Kupang Cable System), sepanjang 1.041 Km laut dengan 6 Landing Point di kota Mataram, Sumbawa Besar, Raba, Waingapu dan Kupang, serta 810 Km darat dengan 15 node di kota Mataram, Pringgabaya, Newmont, Taliwang, Sumbawa Besar, Ampang, Dompu, Raba, Labuhan Bajo, Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere, Waingapu, dan Kupang.

“Sebagaimana komitmen awal kami, Telkom tetap akan melanjutkan pembangunan backbone serat optik di Kawasan Timur Indonesia, kendati konsorsium proyek Palapa Ring sendiri faktanya belum berjalan sebagaimana yang diharapkan,” ujar Vice President Public and Marketing Communications Telkom Eddy Kurnia. Ia menekankan bahwa proyek ini murni merupakan inisiatif Telkom dan dijalankan oleh Telkom yang diharapkan selesai akhir September 2010.

Palapa Ring sendiri merupakan megaproyek pembangunan tulang punggung (backbone) serat optik yang diinisiasi oleh Pemerintah (Cq. Menkominfo) yang terdiri dari 35.280 kilometer serat optik bawah laut (submarine cable) dan 21.708 kilometer serat optik bawah tanah (inland cable). Kabel backbone yang terdiri dari 7 cincin (ring) melingkupi 33 provinsi dan 460 kabupaten di Kawasan Timur Indonesia. Dalam waktu dekat, Telkom mulai membangun link yang menghubungkan Mataram dan Kupang.

Bagi Telkom, pembangunan infrastruktur telekomunikasi di KTI memiliki nilai yang sangat strategis. Sayangnya, pengembangan sektor telekomunikasi di KTI tidak secepat di wilayah-wilayah bagian barat mengingat kondisinya memang tidak mudah. Selain wilayah yang begitu luas, KTI juga merupakan kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil. “Kendala geografis yang kami hadapi sangat menantang,” kata Eddy Kurnia.

Keberadaan backbone serat optik yang terintegrasi di KTI saat ini sangat mendesak. “Backbone serat optik yang kami bangun dengan konfigurasi Palapa Ring diharapkan akan menjadi solusi yang komprehensif terhadap keterisolasian KTI dari jangkauan telekomunikasi, sekaligus akan semakin memperkuat dan memudahkan Telkom dalam mengembangkan berbagai layanan InfoCom di wilayah tersebut,” ujarnya.

Keberadaan backbone telekomunikasi dengan konfigurasi Palapa Ring akan semakin memacu pengembangan berbagai layanan InfoCom untuk menunjang perekonomian KTI, serta diharapkan akan semakin mengurangi kesenjangan digital (digital divide), khususnya di kota-kota kecil yang tersebar di pulau-pulau.

Selain itu, backbone ini juga diharapkan akan meningkatkan jumlah titik akses ke jaringan pita lebar; mendukung peluang persaingan dan prospek bisnis di wilayah-wilayah terbelakang di Indonesia; menyediakan komunikasi yang lebih efisien, aman dan berdaya jangkau luas bagi sektor publik maupun pemerintahan termasuk militer, polisi, meteorologi, pencegahan krisis, dan pelanggan korporat dan rumah tangga; mengurangi biaya komunikasi di dalam wilayah-wilayah yang tercakup serta mendorong penggunaan akses pita lebar; serta memenuhi kebutuhan telekomunikasi saat ini dan mendatang yang tergantung pada jaringan pita lebar. 

Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :

Eddy Kurnia

Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-22-4527455. Fax. 62-22-4521411
Email : eddy_k@telkom.co.id.
Website : www.telkom.co.id

.
 
  • Currently 3.55/10
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10

2055 Rating: 3.5/10 (11 votes cast)

 
.
.
Hakcipta © 2012 PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
T1:0.12723Seconds

.