Telkom Dukung BKI Implementasi Teknologi

Jakarta – Telkom terus memperkuat sinergi BUMN dengan memperluas penetrasi bisnisnya di sektor maritim dan logistik Indonesia. Salah satunya dengan mendukung pengembangan sistem teknologi informasi milik Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Dukungan itu pun dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang diwakili oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin dengan Direktur Utama BKI Rudiyanto.

Selain penandatanganan MoU, pada kesempatan yang sama dilakukan juga penandatanganan kontrak Perjanjian Managed Service Pekerjaan Pembangunan Aplikasi IT & Managed Service ERP selama 5 tahun dan kontrak Perjanjian Managed Service Pekerjaan Optimasi Data Center Backup Data Technology & Redisain LAN/WAN selama 3 tahun.

Awaluddin mengatakan bahwa Telkom siap untuk mendukung pencapaian visi dan misi BKI melalui pemanfaatan ICT yang menjadi kompetensi utama Telkom selaku BUMN yang memiliki portofolio solusi ICT terlengkap di Indonesia dengan resources yang terbesar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Telkom diberi amanat oleh Menteri BUMN untuk membantu BUMN lainnya terkait dengan pengembangan dan pemanfaatan ICT agar BUMN dapat memperbesar bisnisnya melalui 3 tahapan yaitu business efficiency, business continuity dan business sustainability.

“Kami berharap, sinergi BUMN yang dilakukan antara Telkom dengan BKI ini dapat menjadi referensi bagi BUMN lainnya untuk bersinergi demi terciptanya pertumbuhan dan benefit competitiveness bagi BUMN yang bersinergi sehingga BUMN Indonesia dapat menjadi Bigger, Broader, Better,” ujar Awaluddin dalam keterangannya, Kamis (21/4/2016).

Sementara Rudiyanto mengungkapkan, untuk mewujudkan perusahaan yang dapat tumbuh berkembang dan berdaya saing tinggi di tengah kondisi kompetisi yang semakin ketat, BKI telah mengembangkan struktur dan sistem tata kelola perusahaan yang baik dengan memperhatikan prinsip-prinsip sesuai ketentuan dan peraturan serta best practice yang berlaku.

“BKI sebagai BUMN dituntut untuk menerapan Tata Kelola yang baik dengan melaksanakan operasional perusahaan dengan berpegang pada prinsip-prinsip GCG yaitu Transparansi, Akuntanbilitas, Responsibilitas, Independensi dan Kewajaran. Untuk itu diperlukan penerapan ICT dalam pengelolaan perusahaan, salah satunya ERP,” tambahnya.