Sebanyak 50 pelajar SMA berkumpul di ruang pelatihan Siska Gedung Telkom lantai 2 Jalan Pahlawan 10 Semarang, Selasa (30/03). Kedatangan mereka bukan tanpa maksud, ke-50 pelajar SMA tersebut datang untuk belajar menjadi seorang jurnalistik (wartawan) dan mendapatkan pelatihan upload berita secara on line di website. Pelatihan secara resmi dibuka oleh Manager Direct Channel yang merangkap sebagai Pgs. Manager Divisi Komunikasi Divre IV dengan didampingi oleh Ketua Komunitas Wartawan Propvinsi (KWP) Jateng,Iwan.
Ketua KWP Jateng mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan para pelajar untuk menjadi seorang jurnalis dan menambah wawasan cara menulis berita secara baik dan benar. ”Diharapkan dengan bekal jurnalistik yang mereka peroleh, pengelolaan website di sekolahnya akan menjadi lebih baik. Teknik penggarapan liputan dan foto yang dihasilkan akan menjadikan website lebih ”cantik” untuk dilihat dan dibaca,” demikian ungkapnya.
Lebih lanjut Iwan mengucapkan terimakasih atas dukungan dan wujud kepedulian PT. Telkom kepada lingkungannya dengan kerjasama ini sehigga terselenggara pelatihan ini. ”Diharapkan, dengan pelatihan ini akan semakin meningkatkan kemampuan dalam menulis para peserta,” imbuhnya.
Saat membuka pelatihan, Sudjatmiko mengatakan, kegiatan ini adalah salah satuprogram CSR Telkom, untuk menjaga keseimbangan informasi di media massa, apalagi di zaman ICT yang semuanya serba on line. Pelatihan ini akan berlangsung sehari, karena keterbatasan tempat pelatihan dibagi menjadi 2 session, yakni session I jam 09.00 – 12.00 WIB dan session II jam 13.00 wib – 17.00 WIB.
Pada kesempatan ini pula Sudjatmiko menitipkan pesan agar segenap bangsa Indonesia mendukung Telkom. Pasalnya, Telkom adalah satu-satunya operator telekomunikasi milik bangsa Indonesia yang masih ’merah putih’. ”Oleh karena itu sebagai warga negara yang baik, mari secara bersama-sama untuk membantu mengembangkan dan untuk berkomunikasi gunakan produk Telkom, yakni Flexidan Speedy,” demikian ajaknya.
Di akhir sambutan, Sudjatmiko juga menawarkan kepada peserta untuk memasang Speedy bagi mereka yang belum mempunyai Speedy. Apabila pasang pada hari ini (30/03), akan diberikan diskon freemodem untuk paket non mail,” demikian ujarnya.
Materi yang diberikan dalam pelatihan ini tak hanya menulis jurnalistik dari komunitas wartawan. Pihak Telkom tak tinggal diam, Telkom menambahkan materi pelatihan cara membuat blog dan pengenal IME yang disampaikan oleh Joko Suyono beserta tim. Para peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan ini diberikan sertifikat. **md