TELKOM Rayakan Hari Jadi dengan Identitas dan Portofolio Bisnis Baru

Jakarta, 23 Oktober 2009 Perayaan Hari Jadi PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) pada 23 Oktober 2009 memiliki arti khusus, karena bersamaan dengan hari jadi tersebut Telkom mendeklarasikan identitas baru sebagai simbol transformasi bisnis Telkom dari InfoCom menjadi T.I.M.E (Telecommunication, Information, Media and Edutainment). Perayaan hari jadi dan Grand Launch New Telkom dikemas dalam sebuah event menarik yang antara lain memperkenalkan teknologi Augmented Reality [1] yang pertama kali disiarkan secara live di Indonesia.

Perayaan Hari Jadi Telkom kali ini memang berbeda, hari ini merupakan pengukuhan transformasi bisnis Telkom dari yang semula hanya InfoCom menjadi T.I.M.E,? jelas Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah saat menghadiri acara Grand Launch New Telkom Indonesia, di Jakarta hari ini (23/10).

Dijelaskan Rinaldi Firmansyah, sebagai satu-satunya perusahaan T.I.M.E di Indonesia, Telkom akan berusaha keras menghadirkan layanan T.I.M.E ke seluruh rumah tangga maupun korporasi di Indonesia. ?Ini sejalan dengan positioning baru Telkom ?Life Confident? dan tag line ?the World in Your Hand? yang bermakna keahlian dan dedikasi kami pada kemajuan akan memberikan keyakinan bagi semua pelanggan kami untuk mendukung kehidupan mereka di mana pun mereka berada,? terangnya.

Dengan identitas dan portofolio bisnis yang baru, Telkom juga memiliki nilai-nilai yang baru. Untuk menjawab tantangan masa depan tersebut Telkom melakukan transformasi secara menyeluruh dan mendasar. Transformasi kali ini adalah yang paling besar sepanjang sejarah Telkom, karena bersifat fundamental, menyeluruh dan terintegrasi yang menyentuh empat aspek dasar perusahaan, yakni: Transformasi Bisnis, Transformasi Infrastruktur, Transformasi Sistem dan Model Operasi dan Transformasi Human Resources.

T ransformasi bisnis di tubuh Telkom merupakan sesuatu yang tak terelakkan. Di mana pun di dunia layanan wireline yang berbasis PSTN ( Public Switch Telephone Network ) sedang menghadapi fase menurun ( decline ) seiring berubahnya gaya hidup ( lifestyle ) masyarakat, dan karenanya perlu direvitalisasi.

Itu sebabnya, Telkom lalu melakukan transformasi bisnisnya dengan merujuk konsep T.I.M.E ( T elecommunication, I nformation, M edia, and Edutainment based services) demi menjaga pertumbuhan kompetitifnya secara berkesinambungan. Untuk mengantisipasi gaya hidup masa depan, Telkom beralih dari ?Separate Providers? menuju ? Single Provider? sehingga ditetapkanlah T.I.M.E sebagai portofolio bisnis yang baru.

Upaya Telkom dalam mempertahankan bisnis tradisionalnya dilakukan dengan mengoptimalkan jaringan legacy saluran kabel tetap ( fixed wireline ), melakukan penyelarasan terhadap layanan seluler dan fixed wireless access (FWA) dan memisahkan FWA sebagai unit bisnis tersendiri, serta merampingkan portofolio anak perusahaan ( streamline subsidiary portfolio ).

Nilai-nilai Baru Telkom
Seiring peluncuran corporate identity baru, Telkom menerapkan budaya baru yang lebih selaras dengan tren dan kebutuhan pelanggan saat ini. Kami berharap identitas baru yang disimbolkan melalui logo baru dapat menjadi acuan seluruh pegawai dalam melaksanakan bisnis perusahaan.

Budaya ataupun nilai-nilai baru yang kini tengah diinternalisasikan kepada seluruh pegawai meliputi: Expertise (mencerminkan tradisi pengetahuan dan pengalaman Telkom yang dalam dan luas dalam industrinya), Empowering (memberdayakan pelanggan untuk mearih cita-cita mereka), Assured (memberikan keyakinan pada pelanggan untuk bisa mengandalkan Telkom dalam industri telekomunikasi yang senantiasa berubah), Progressive (menyiratkan pergerakan menuju teknologi yang lebih canggih dan menjauhi budaya yang terkait kepemerintahan) dan Heart (mewakili sikap kepedulian Telkom dalam bekerja sama dengan para pelanggan).

Hari Jadi Telkom
Telkom telah menetapkan hari jadinya yaitu tanggal 23 Oktober . Penetapan hari jadi ini mengacu pada pengoperasian layanan jasa telegrap elektromagnetik pertama yang menghubungkan Batavia (Jakarta kini) dengan Buitenzorg (Bogor) pada 23 Oktober 1856. Berdasarkan pertimbangan historis tersebut Telkom memutuskan memeringati hari jadi untuk pertama kalinya tahun ini sebagai hari jadi ke- 153 Telkom.

Sementara itu, dalam kesempatan hari jadi ke-153 Telkom tersebut, Pemerintah melalui Departemen Kominfo juga menyampaikan penghargaan kepada Ericsson sebagai mitra perusahaan telekomunikasi yang telah bersama-sama membangun Indonesia sejak 104 tahun lalu. Penghargaan kepada Ericsson, menurut Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia merujuk pada kepeloporan dan kemitraannya yang telah berlangsung begitu lama di Indonesia.

Indigo Award
Bersamaan Hari Jadi dan Grand Launch New Telkom Indonesia pada 23 Oktober 2009, Telkom menganugerahkan Indigo Award kepada insan industri kreatif digital Indonesia. Indigo Award merupakan event tahunan sebagai ajang apresiasi dari seluruh kategori industri kreatif yang dinilai berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan dapat mendorong serta menciptakan peluang bisnis baru. Para penerima Indigo Awards adalah mereka yang telah diseleksi melalui program-program Indigo Fellow, Indigo Fellowship, TeSCA (Telkom Smart Campus), Indigo Music Awards dan Lomba Cipta Lagu dan Lirik Muslim.

Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :

Eddy Kurnia
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-22-4527455. Fax. 62-22-4521411
Email : eddy_k@telkom.co.id
Website : www.telkom.co.id

——————————————————————————–

[1] Augmented Reality adalah teknologi masa depan yang menggabungkan dunia realitas dan dunia maya dalam waktu ?real time? atau secara langsung. Sering kali disebut juga sebagai Mix Reality, artinya apa yang dilihat oleh mata kita secara langsung belum tentu yang semuanya ?real?. Banyak elemen-elemen maya yang sudah ditambahkan sehingga orang akan sulit membedakan mana yang asli atau bukan. Semua informasi dalam bentuk computer grafis, 3 Dimensi, Audio Video Visual dapat muncul di mana saja untuk dinikmati secara langsung oleh mata kita melalui perangkat digital seperti computer ataupun handphone.

Teknologi ini sudah dimulai dan diberi nama Augmented Reality sejak tahun 1990, dimulai dengan coding system, seperti barcode, dll. Berkembang dengan pesat mulai tahun 2007 hingga saat ini. Bentuk apapun baik gambar, wajah orang, sudah dapat di masukkan duina maya tanpa perlu coding system lagi. Tujuannya jelas , melaui teknologi ini, hidup akan jauh lebih mudah dan menarik, dan tentunya bersama Telkom.