Para pemegang saham Telkomsel adalah Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (" Telkom") dan Singapore Telecom Mobile Pte Ltd (" SingTel Mobile ").
Telkom, yang memiliki 65% modal saham Telkomsel, merupakan penyelenggara telekomunikasi layanan penuh di Indonesia. Telkom terdaftar pada the Jakarta Stock Exchange (" JSE" : TKIDSingTel"). SingTel merupakan salah satu penyelenggara layanan telekomunikasi terdepan di Asia. SingTel terdaftar pada the Singapore Exchange (" SGX" : ST ASX" : SGT ). Mayoritas kepemilikan SingTel oleh Pemerintah Singapura.
Pada akhir 2001, SingTel Mobile membeli saham di Telkomsel yang kemudian dipegang oleh KPN Royal Dutch Telecom of The Netherlands (17.28%) dan Setdco Megacell Asia (5%). Pada 2002 SingTel Mobile mengakuisisi tambahan 12.72% dari Telkom sehingga jumlahnya sekarang menjadi 35%. ) dan the Australian Stock Exchange Limited (") dengan mayoritas kepemilikan saham oleh Pemerintah Indonesia.
SingTel Mobile memiliki 35% modal saham Telkomsel dan merupakan kepemilikan anak perusahaan Singapore Telecommunications Limited ("" : ), the New York Stock Exchange (" NYSE" : TLK) dan the London Stock Exchange ("LSE ")