Apa Itu Kolokasi Data Center? Ini yang Perlu Diketahui Perusahaan

Diposting pada : 2026-09-11 | Tags :

Kolokasi data center neuCentrIX untuk mendukung kebutuhan infrastruktur IT.

Ketika bisnis semakin bergantung pada aplikasi, database, website, dan berbagai layanan digital, kebutuhan terhadap infrastruktur IT yang andal ikut meningkat. Namun, memiliki server sendiri berarti perusahaan juga harus memikirkan tempat untuk menempatkan perangkat, pasokan listrik, pendingin, konektivitas, hingga keamanan fisiknya.

Membangun data center sendiri memang memungkinkan perusahaan memiliki kontrol penuh atas fasilitas. Namun, investasi dan pengelolaannya tidak sederhana. Karena itu, sebagian perusahaan memilih menggunakan layanan kolokasi data center, terutama ketika ingin tetap memiliki server fisik tanpa harus membangun fasilitas data center dari awal.

Apa Itu Kolokasi Data Center?

Kolokasi data center adalah layanan yang memungkinkan perusahaan menempatkan server dan perangkat IT miliknya di fasilitas data center yang dikelola oleh penyedia layanan. Perusahaan tetap memiliki perangkat dan data yang ditempatkan di dalam fasilitas tersebut, sementara penyedia data center menyediakan lingkungan fisik serta infrastruktur pendukungnya.

Perangkat yang ditempatkan dapat berupa server, storage, router, switch, maupun perangkat jaringan lainnya. Sementara itu, penyedia data center menyediakan kebutuhan seperti rack, listrik, sistem pendingin, keamanan fisik, dan konektivitas sesuai paket layanan yang dipilih.

Dengan model ini, perusahaan tidak perlu mengalokasikan ruang kantor untuk server sekaligus membangun sendiri seluruh infrastruktur pendukungnya. Tim IT dapat tetap mengelola perangkat dan sistem yang menjadi tanggung jawabnya, sedangkan pengelolaan fasilitas data center dilakukan oleh operator.

Konsep tersebut membuat kolokasi berbeda dari menyewa server. Dalam kolokasi, perangkat fisik yang ditempatkan di data center pada dasarnya tetap merupakan aset milik pelanggan.

Baca Juga: neuCentrIX Telkom Penyedia Data Center Indonesia untuk Bisnis

Bagaimana Cara Kerja Kolokasi Data Center?

Proses kolokasi biasanya dimulai dengan menentukan kebutuhan infrastruktur. Perusahaan perlu mengetahui jumlah perangkat, ukuran rack atau subrack, kebutuhan daya, konektivitas, serta persyaratan teknis lain sebelum memilih fasilitas yang sesuai.

Setelah perangkat ditempatkan di rack, server memperoleh pasokan listrik, pendinginan, dan konektivitas dari fasilitas data center. Perusahaan tetap bertanggung jawab terhadap perangkat, sistem operasi, aplikasi, database, serta konfigurasi yang berjalan di dalamnya.

Sementara itu, operator data center bertanggung jawab terhadap fasilitas pendukung seperti ruang server, kelistrikan, pendinginan, sistem cadangan daya, serta keamanan fasilitas.

Pembagian tanggung jawab ini penting karena kolokasi tidak berarti seluruh pengelolaan server berpindah kepada penyedia data center. Perusahaan tetap memiliki kontrol terhadap perangkat dan sistem IT, sedangkan operator memastikan lingkungan tempat perangkat tersebut beroperasi tersedia dan mendukung kebutuhan layanan.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan dalam Layanan Kolokasi?

Tidak semua layanan kolokasi memiliki spesifikasi yang sama. Karena itu, perusahaan sebaiknya tidak hanya melihat harga sewa rack, tetapi juga memperhatikan infrastruktur pendukung dan konektivitas yang tersedia.

Daya dan Sistem Pendingin

Server membutuhkan pasokan listrik yang stabil sekaligus lingkungan dengan temperatur yang terkontrol. Fasilitas kolokasi umumnya menyediakan sistem kelistrikan dan pendinginan yang dirancang untuk operasional perangkat IT.

Pada layanan kolokasi neuCentrIX, misalnya, fasilitas yang ditawarkan mencakup rack dan subrack, sistem pendingin, UPS, serta generator set sebagai cadangan daya. Pelanggan juga dapat memilih kebutuhan rack atau subrack sesuai kebutuhan bisnis.

Konektivitas dan Interkoneksi

Server yang ditempatkan di data center tetap membutuhkan koneksi ke jaringan perusahaan, internet, cloud, maupun sistem lainnya. Karena itu, pilihan konektivitas menjadi salah satu faktor penting ketika menentukan lokasi kolokasi.

neuCentrIX mengusung konsep carrier-neutral, sehingga data center dapat menjadi titik interkoneksi dengan berbagai jaringan. Layanan konektivitasnya juga mencakup IP Transit dan neuCentrIX Internet Exchange (NCIX) untuk kebutuhan interkoneksi jaringan.

Keamanan dan Keandalan Fasilitas

Keamanan kolokasi tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap server. Perusahaan juga perlu melihat bagaimana penyedia melindungi fasilitas, mengelola akses, dan menjaga keandalan infrastruktur pendukung.

neuCentrIX menyebut sistem manajemen keamanan informasinya tersertifikasi ISO 27001:2013 ISMS. Situs resminya juga mencantumkan sertifikasi dan pengakuan seperti ISO 9001, ISO 22301, serta ANSI/TIA-942:2017.

Mengapa Perusahaan Memilih Kolokasi Data Center?

Bagi perusahaan yang sudah memiliki server fisik, kolokasi dapat menjadi alternatif antara mempertahankan perangkat di kantor dan membangun data center sendiri.

Perusahaan tidak perlu menyiapkan seluruh fasilitas pendukung dari awal. Infrastruktur seperti listrik, pendinginan, rack, dan sistem cadangan sudah tersedia di lokasi penyedia. Di saat yang sama, perusahaan tetap dapat mempertahankan kepemilikan dan kontrol terhadap server serta sistem yang dijalankan.

Kolokasi juga dapat membantu perusahaan ketika kebutuhan infrastruktur berkembang. Penambahan perangkat tidak selalu harus diikuti pembangunan ruang server baru di kantor. Kapasitas dapat disesuaikan dengan layanan dan fasilitas yang ditawarkan penyedia.

Bagi perusahaan yang membutuhkan konektivitas tinggi, lokasi data center juga dapat menjadi pertimbangan strategis. Data center yang terhubung dengan berbagai jaringan, cloud, internet exchange, dan ekosistem digital dapat memberikan lebih banyak pilihan dalam merancang arsitektur IT.

Baca Juga: Apa Itu Internet Exchange? Layanan dari neuCentrIX

Kolokasi Data Center vs Cloud, Apa Bedanya?

Kolokasi dan cloud sama-sama dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur IT, tetapi modelnya berbeda. Pada kolokasi, perusahaan menempatkan perangkat fisiknya sendiri di data center milik penyedia. Perusahaan tetap mengelola server, sistem operasi, aplikasi, dan data sesuai kebutuhan.

Sementara itu, cloud menyediakan resource komputasi melalui layanan provider. Resource tersebut dapat berupa virtual machine, storage, database, atau layanan lain yang disediakan sesuai model cloud yang digunakan.

Dengan kata lain, kolokasi lebih tepat untuk perusahaan yang masih membutuhkan kontrol langsung terhadap perangkat fisik. Cloud dapat menjadi pilihan ketika perusahaan menginginkan resource yang lebih abstrak, fleksibel, dan dapat disesuaikan melalui layanan provider.

Keduanya juga tidak harus dipertentangkan. Dalam praktiknya, perusahaan dapat menggunakan kombinasi kolokasi dan cloud sebagai bagian dari arsitektur hybrid sesuai kebutuhan aplikasi dan data.

Memilih neuCentrIX untuk Kebutuhan Kolokasi Data Center di Indonesia

Bagi perusahaan yang membutuhkan tempat untuk menempatkan server sekaligus akses ke berbagai infrastruktur pendukung, pilihan penyedia data center perlu disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan rencana pengembangan IT ke depan.

Faktor seperti lokasi, kapasitas, konektivitas, keandalan fasilitas, serta kemudahan mengintegrasikan layanan lain menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan.

neuCentrIX, layanan data center dan cloud dari Telkom, menawarkan fasilitas dengan konsep carrier-neutral. Berdasarkan informasi resmi neuCentrIX, infrastrukturnya saat ini mencakup 17 kota besar di Indonesia dengan lebih dari 1.900 rack, sehingga perusahaan memiliki pilihan lokasi untuk menempatkan infrastruktur sesuai kebutuhan konektivitas dan cakupan operasionalnya.

Untuk layanan kolokasi, neuCentrIX menyediakan Data Center Package untuk penempatan perangkat di IT Hall serta Carrier Provider Package untuk kebutuhan kolokasi di Network Entrance Room. Fasilitasnya mencakup rack atau subrack, sistem pendingin, UPS, generator set, serta pilihan layanan tambahan seperti power supply, IP publik, dan cross connect.

Keunggulan lainnya terletak pada ekosistem layanan yang tersedia. Selain kolokasi, neuCentrIX menyediakan layanan cloud, konektivitas, dan CDN. Bagi perusahaan dengan infrastruktur IT yang terus berkembang, keberadaan berbagai layanan tersebut dapat memberikan fleksibilitas dalam membangun dan mengembangkan arsitektur IT tanpa harus bergantung pada satu jenis infrastruktur saja.

Pada akhirnya, kolokasi bukan sekadar menyewa ruang untuk meletakkan server. Keputusan tersebut berkaitan dengan bagaimana perusahaan memastikan infrastrukturnya memiliki lingkungan operasional yang andal sekaligus dapat mengikuti kebutuhan bisnis yang terus berubah. Karena itu, pemilihan data center sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan saat ini sekaligus rencana skalabilitas untuk beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Colocation Data Center untuk Infrastruktur Bisnis