Budaya Perusahaan Jadi Kunci Transformasi, Telkom Gelar Culture Festival 2026
![]()
Transformasi digital mendorong perusahaan untuk terus beradaptasi dengan perubahan teknologi, kebutuhan pelanggan, hingga cara kerja yang semakin dinamis. Namun, keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh pemanfaatan teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia dalam menerapkan nilai dan budaya kerja yang sejalan dengan tujuan organisasi.
Oleh karena itu, budaya perusahaan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan bisnis. Melalui budaya yang kuat, perusahaan dapat menyelaraskan cara kerja, memperkuat kepemimpinan, sekaligus mendorong inovasi yang berkelanjutan.
Mengapa Budaya Perusahaan Penting?
Budaya perusahaan merupakan kumpulan nilai, prinsip, dan kebiasaan yang menjadi pedoman bagi seluruh karyawan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya tercermin dalam kebijakan, tetapi juga dalam cara setiap individu berkolaborasi, mengambil keputusan, hingga merespons perubahan.
Di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif, budaya perusahaan berperan penting dalam menjaga keselarasan antara strategi bisnis dan pelaksanaannya di lapangan.
Ketika seluruh karyawan memiliki pemahaman serta tujuan yang sama, proses transformasi akan berjalan lebih efektif karena setiap perubahan didukung oleh pola pikir dan perilaku yang selaras.
Budaya perusahaan juga menjadi salah satu faktor yang mendorong terciptanya inovasi. Lingkungan kerja yang terbuka terhadap kolaborasi dan pembelajaran memungkinkan organisasi lebih cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi maupun kebutuhan pelanggan yang terus berubah.
Oleh karena itu, banyak perusahaan menjadikan penguatan budaya sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Budaya yang kuat tidak hanya membantu meningkatkan keterlibatan karyawan, tetapi juga memperkuat kepemimpinan dan membangun organisasi yang lebih tangguh dalam menghadapi perubahan.
Telkom Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026
Sebagai upaya menguatkan budaya perusahaan di tengah transformasi organisasi yang terus berlangsung, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar Culture Festival TelkomGroup 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut mencapai puncaknya melalui Culture Agent/Culture Booster Meet & Greet (CAMG) yang diselenggarakan pada 31 Juli 2026 di Telkom Landmark Tower, Jakarta. Acara ini dihadiri jajaran senior leaders, Culture Agent, dan Culture Booster dari berbagai unit TelkomGroup.
Mengusung tema "Unshaken: Keeping Culture Relatable When Everything Shifts", Culture Festival tahun ini mengajak seluruh insan TelkomGroup untuk menjaga budaya perusahaan agar tetap relevan di tengah perubahan bisnis dan perkembangan teknologi yang berlangsung semakin cepat.
Melalui forum ini, para peserta tidak hanya berbagi praktik terbaik dalam mengimplementasikan budaya perusahaan, tetapi juga memperkuat kolaborasi sebagai bagian dari perjalanan transformasi TelkomGroup.
Menurut Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, keberhasilan transformasi perusahaan tidak hanya ditentukan oleh strategi, tetapi juga oleh budaya yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh insan TelkomGroup.
"Strategi sehebat apa pun akan runtuh jika budaya organisasinya tidak mendukung. Culture eats strategy for breakfast, karena strategi hanya akan menjadi rencana di atas kertas apabila tidak diwujudkan melalui perilaku sehari-hari," ujar Willy.
Baca juga: Empat Pilar TLKM 30 yang Menjadi Arah Transformasi Telkom Indonesia
Peran Culture Agent dan Culture Booster dalam Menghidupkan Budaya Perusahaan
Penguatan budaya perusahaan tidak akan berjalan hanya melalui kebijakan semata. Dibutuhkan individu-individu yang berperan sebagai penggerak agar nilai perusahaan dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, Telkom melibatkan Culture Agent dan Culture Booster sebagai bagian penting dalam implementasi budaya di seluruh unit TelkomGroup.
Melalui Culture Festival TelkomGroup 2026, para Culture Agent dan Culture Booster mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, sekaligus menyamakan pemahaman mengenai peran mereka sebagai agen perubahan.
Kehadiran mereka diharapkan mampu menjembatani implementasi budaya perusahaan dengan kebutuhan organisasi yang terus berkembang di tengah transformasi bisnis.
Peran tersebut juga menjadi semakin penting karena budaya perusahaan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari cara berkolaborasi, mengambil keputusan, hingga memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Culture Assessment Jadi Tolok Ukur Implementasi Budaya Perusahaan
Untuk memastikan budaya perusahaan benar-benar diterapkan secara konsisten, Telkom juga melakukan Culture Assessment di lingkungan TelkomGroup.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengevaluasi implementasi budaya sekaligus mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang telah dijalankan oleh berbagai unit kerja.
Melalui proses tersebut, Telkom tidak hanya mengukur sejauh mana nilai perusahaan diterapkan, tetapi juga memperoleh berbagai pembelajaran yang dapat menjadi acuan dalam memperkuat budaya organisasi di masa mendatang.
Hasil Culture Assessment kemudian menjadi dasar dalam menentukan unit kerja yang dinilai berhasil menunjukkan implementasi budaya perusahaan secara konsisten dan memberikan dampak positif terhadap organisasi.
Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, penguatan budaya perusahaan tidak berhenti sebagai inisiatif sesaat, melainkan menjadi proses yang terus dikembangkan seiring perjalanan transformasi TelkomGroup.
Culture Award Apresiasi Unit dengan Implementasi Budaya Terbaik
Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam menerapkan budaya perusahaan, Telkom juga memberikan Culture Award: Best Corporate Culture Implementation kepada unit-unit yang menunjukkan implementasi budaya terbaik berdasarkan hasil Culture Assessment.
Penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian Culture Festival TelkomGroup 2026 sekaligus mendorong setiap unit kerja untuk terus mengembangkan budaya yang selaras dengan strategi transformasi perusahaan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan diberikan kepada sejumlah unit di berbagai kategori, di antaranya Witel Suramadu, Telkom Regional 2, Enterprise Business Strategy, Divisi Wholesale Service, serta PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin).
Pencapaian tersebut mencerminkan komitmen unit-unit kerja dalam mengimplementasikan budaya perusahaan secara konsisten di lingkungan masing-masing.
Budaya Perusahaan Menjadi Fondasi Transformasi TelkomGroup
Di tengah perkembangan teknologi, perubahan model bisnis, dan tuntutan transformasi digital yang semakin cepat, budaya perusahaan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah organisasi.
Budaya yang kuat tidak hanya menyatukan cara kerja seluruh insan perusahaan, tetapi juga mendorong kolaborasi, inovasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.
Melalui Culture Festival TelkomGroup 2026, Telkom kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya perusahaan sebagai fondasi dalam membangun organisasi yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Beragam inisiatif, mulai dari penguatan peran Culture Agent dan Culture Booster, pelaksanaan Culture Assessment, hingga pemberian Culture Award, menjadi bagian dari upaya menjaga agar nilai-nilai perusahaan terus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di seluruh lingkungan TelkomGroup.
Baca juga: Mengenal Telkom AI Center of Excellence: Membangun Ekosistem Inovasi AI yang Inklusif di Indonesia