ESG Performance Telkom: Penilaian dan Kinerja ESG Telkom Indonesia
![]()
Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi bagian dari strategi Telkom Indonesia dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Sebagai perusahaan telekomunikasi dan digital, Telkom terus memperkuat pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola agar berjalan selaras dengan perkembangan bisnis serta kebutuhan para pemangku kepentingan.
Telkom secara aktif memantau, mengukur, dan mengungkapkan kinerja ESG melalui berbagai indikator dan inisiatif yang selaras dengan standar nasional maupun internasional. Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom untuk memperkuat praktik keberlanjutan sekaligus membangun ketahanan bisnis dalam jangka panjang.
Baca Juga: Empat Pilar TLKM 30 yang Menjadi Arah Transformasi Telkom Indonesia
ESG Performance Telkom sebagai Bagian dari Strategi Keberlanjutan
Bagi Telkom, ESG bukan sekadar penilaian terhadap program keberlanjutan, tetapi merupakan bagian dari pengelolaan bisnis yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Pengelolaan ESG dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai indikator yang relevan dengan kegiatan operasional Telkom.
Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk memantau risiko dan peluang ESG sekaligus mengevaluasi perkembangan kinerja keberlanjutan secara berkala.
Environmental
Pada aspek environmental, pengelolaan ESG mencakup berbagai isu yang berkaitan dengan dampak operasional perusahaan terhadap lingkungan. Pengelolaan perubahan iklim, energi, dan sumber daya menjadi bagian dari perhatian Telkom dalam menjalankan bisnis yang lebih berkelanjutan.
Aspek lingkungan juga berkaitan dengan bagaimana perusahaan mengantisipasi risiko yang muncul akibat perubahan iklim serta mengintegrasikan pertimbangan tersebut dalam pengelolaan bisnis.
Social
Aspek sosial mencakup dampak kegiatan perusahaan terhadap karyawan, pelanggan, dan masyarakat. Dalam kerangka ESG Telkom, topik yang diperhatikan antara lain hubungan dengan pelanggan, inklusivitas digital dan pelibatan komunitas, keberagaman, kesetaraan dan inklusi, serta kesehatan dan keselamatan karyawan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan karakteristik bisnis Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi dan digital yang memiliki peran dalam memperluas akses dan pemanfaatan teknologi di masyarakat.
Governance
Governance menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan bisnis dijalankan secara bertanggung jawab. Dalam kerangka ESG Telkom, aspek ini mencakup kepatuhan terhadap regulasi, praktik bisnis beretika, keamanan siber dan perlindungan data, serta penerapan Good Corporate Governance.
Pengelolaan aspek governance juga membantu memastikan bahwa pengambilan keputusan perusahaan mempertimbangkan risiko, peluang, akuntabilitas, serta kepentingan para pemangku kepentingan.
Bagaimana ESG Performance Telkom Dinilai?
Kinerja ESG Telkom dipantau dan diukur melalui berbagai indikator serta inisiatif. Selain pengukuran dan pengungkapan yang dilakukan secara internal, kinerja ESG Telkom juga mendapatkan penilaian dari lembaga eksternal menggunakan metodologi masing-masing.
Salah satu penilaian yang ditampilkan Telkom adalah ESG Risk Rating dari Sustainalytics. Penilaian ini menjadi salah satu referensi untuk melihat bagaimana risiko ESG Telkom dinilai secara eksternal.
ESG Risk Rating Telkom dari Sustainalytics
Per Februari 2026, Telkom mencatat ESG Risk Rating sebesar 24,6 dari Sustainalytics dan berada dalam kategori Medium Risk. Penilaian ini menjadi salah satu referensi Telkom dalam mengevaluasi pengelolaan risiko environmental, social, dan governance (ESG) serta terus memperkuat praktik keberlanjutan di seluruh TelkomGroup.
Angka ESG Risk Rating perlu dipahami sesuai dengan metodologi lembaga penilainya. Dengan begitu, rating tersebut bukan merupakan satu-satunya ukuran atas seluruh program dan kinerja ESG Telkom, melainkan salah satu bentuk penilaian eksternal terhadap pengelolaan risiko ESG perusahaan.
Bagi Telkom, hasil assessment eksternal menjadi salah satu masukan dalam melakukan evaluasi dan pengembangan praktik ESG agar semakin relevan dengan perkembangan bisnis dan ekspektasi pemangku kepentingan.
Baca Juga: Telkom Solution Raih Platinum Winner di PRIA 2026: Bukti Keunggulan Strategi Komunikasi B2B
Memperkuat Pengelolaan ESG untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Telkom terus memperkuat pengelolaan ESG melalui proses yang mencakup identifikasi risiko dan peluang, penilaian dampak, penetapan target dan inisiatif, hingga pelaporan serta pengungkapan informasi ESG.
Kerangka pengelolaan tersebut diperkuat melalui Peraturan Perusahaan Nomor PD.704.00/r.00/HK290/DSC-M0200000/2025 tentang Tata Kelola Sustainability TelkomGroup, yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pengelolaan ESG di lingkungan TelkomGroup agar berjalan secara memadai dan proporsional, sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance, prinsip kehati-hatian, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Implementasi ESG juga didukung oleh unit kerja yang bertanggung jawab mengorkestrasi strategi dan pelaporan ESG di TelkomGroup, bersama Komite Sustainability dan kelompok kerja ESG yang melibatkan berbagai fungsi perusahaan. Kolaborasi tersebut memungkinkan aspek keberlanjutan semakin terintegrasi ke dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan.
Penguatan tata kelola tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom untuk terus meningkatkan ESG performance Telkom. Melalui pengukuran yang terstruktur, penilaian eksternal, serta pengungkapan informasi secara transparan, TelkomGroup dapat terus mengevaluasi pengelolaan risiko dan peluang ESG sekaligus memperkuat praktik keberlanjutan.
Bagi TelkomGroup, penerapan ESG merupakan bagian dari perjalanan transformasi bisnis yang bertanggung jawab. Penguatan aspek environmental, social, dan governance diarahkan untuk mendukung ketahanan bisnis, menciptakan nilai jangka panjang, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi perusahaan, masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga: Telkom Jadi Penggerak Utama BUMN Digital Lewat Ekosistem Teknologi Terintegrasi