Sebelum Salah Pilih, Ini Cara Memilih WiFi untuk Kantor yang Tepat
![]()
WiFi lambat bikin kerja terhambat. Ini tips cara memilih WiFi untuk kantor yang stabil dengan WiFi Managed Service Telkom.
Aktivitas kerja di kantor semakin bergantung pada koneksi WiFi. Karyawan menggunakannya untuk mengakses aplikasi dan sistem perusahaan, bertukar dokumen, berkomunikasi, hingga mengikuti rapat secara online.
Dalam satu kantor, koneksi tersebut juga digunakan oleh banyak perangkat secara bersamaan. Laptop, smartphone, tablet, printer, dan perangkat kerja lainnya dapat terhubung ke jaringan yang sama sepanjang jam operasional.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan WiFi kantor berbeda dengan penggunaan internet untuk kebutuhan pribadi. Kecepatan yang tinggi saja belum tentu cukup jika koneksi mudah melambat atau tidak mampu melayani banyak pengguna sekaligus.
WiFi yang tidak stabil dapat menghambat pekerjaan. Rapat online bisa terganggu. Akses aplikasi menjadi lambat. Pengiriman data pun dapat membutuhkan waktu lebih lama.
Oleh karena itu, memilih WiFi untuk kantor perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar kecepatan internet. Jumlah pengguna, stabilitas koneksi, cakupan area, hingga pengelolaan jaringan perlu disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Baca juga: Apa Itu Internet Bisnis? Ini Fungsi dan Keunggulannya
Cara Memilih WiFi untuk Kantor yang Tepat
Setiap kantor punya kebutuhan koneksi yang berbeda. Oleh karena itu, memilih WiFi kantor sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan angka kecepatan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar WiFi yang dipilih dapat mendukung kebutuhan operasional kantor.
1. Sesuaikan dengan Jumlah Pengguna
Jumlah pengguna menjadi salah satu hal pertama yang perlu diperhitungkan. WiFi kantor biasanya digunakan oleh banyak karyawan. Selain karyawan, perhatikan pula jumlah perangkat yang terhubung. Satu orang dapat menggunakan lebih dari satu perangkat, seperti laptop dan smartphone.
Kebutuhan koneksi juga dipengaruhi oleh aktivitas yang dilakukan. Mengakses dokumen dan aplikasi berbasis web tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan melakukan video conference atau mengunggah file berukuran besar.
Kondisi tersebut perlu diperhitungkan terutama pada jam kerja. Ketika banyak karyawan menggunakan koneksi secara bersamaan, kapasitas jaringan harus mampu mengakomodasi aktivitas tersebut.
2. Perhatikan Stabilitas Koneksi
Kecepatan internet memang penting. Namun, koneksi yang cepat tidak banyak membantu jika jaringan sering mengalami gangguan atau tidak stabil. Oleh karena itu, kualitas koneksi juga perlu jadi perhatian dalam memilih WiFi kantor.
Koneksi yang stabil dibutuhkan untuk berbagai aktivitas kantor. Karyawan perlu mengakses aplikasi perusahaan, membuka layanan berbasis cloud, mengirim dokumen, dan berkomunikasi secara online tanpa gangguan berarti.
Stabilitas juga semakin penting ketika perusahaan rutin melakukan meeting online. Gangguan koneksi dapat membuat suara atau video terputus dan menghambat komunikasi antar anggota tim.
Hal serupa berlaku ketika karyawan menggunakan sistem atau aplikasi perusahaan. Koneksi yang tidak konsisten dapat membuat akses terasa lambat dan mengganggu alur pekerjaan.
3. Pertimbangkan Cakupan Area Kantor
Memilih WiFi juga perlu memperhatikan jangkauan area kerja yang membutuhkan koneksi. Luas kantor dan pembagian ruang dapat memengaruhi kebutuhan jaringan yang harus disiapkan.
Kantor dengan beberapa ruangan tentu memiliki kondisi yang berbeda dengan ruang kerja terbuka. Dinding, sekat, lantai, dan posisi perangkat jaringan dapat memengaruhi jangkauan sinyal.
Perhatikan pula area yang menjadi titik dengan jumlah pengguna tinggi. Ruang meeting, ruang kerja bersama, maupun area tertentu dapat membutuhkan kapasitas koneksi yang lebih besar dibandingkan area lain.
Hal ini penting untuk menghindari dead spot. Area tersebut dapat membuat karyawan kesulitan mendapatkan koneksi meskipun jaringan WiFi tersedia di bagian kantor lainnya.
4. Pilih WiFi dengan Pengelolaan yang Mudah
Semakin banyak pengguna dan perangkat yang terhubung, semakin kompleks pula pengelolaan jaringan kantor. Perusahaan tidak hanya membutuhkan koneksi, tetapi juga cara yang praktis untuk mengelolanya.
Di sinilah konsep WiFi Managed Service dapat menjadi pertimbangan. Layanan ini memungkinkan pengelolaan jaringan WiFi dilakukan sebagai bagian dari layanan yang disediakan oleh penyedia.
Pengelolaan biasanya mencakup pemantauan kondisi jaringan dan pengaturan akses sesuai kebutuhan layanan. Dukungan dari penyedia juga dapat membantu ketika perusahaan menghadapi masalah pada koneksi.
Pendekatan tersebut akan mengurangi beban tim internal. Tim IT tidak harus menangani seluruh kebutuhan jaringan secara mandiri, terutama ketika perusahaan memiliki banyak pengguna dan area yang perlu dikelola.
Sebelum memilih layanan, cari tahu sejauh mana penyedia dapat membantu pengelolaan WiFi. Pastikan cakupan layanan sesuai dengan kebutuhan kantor dan kemampuan tim yang tersedia.
5. Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan Bisnis
Kebutuhan WiFi kantor biasanya sangat dinamis dan berkembang seiring bertambahnya jumlah karyawan, perangkat yang digunakan, perluasan/perpindahan area kantor, dan sebagainya.
Di samping itu, aktivitas digital perusahaan pun bisa berkembang. Aplikasi berbasis cloud, meeting online, sistem internal, dan berbagai layanan digital dapat meningkatkan kebutuhan konektivitas dari waktu ke waktu.
Oleh karena itu, pilih layanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini. Pertimbangkan pula apakah layanan tersebut dapat mengikuti perkembangan kebutuhan perusahaan.
Dukungan penyedia menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Perusahaan membutuhkan layanan yang jelas ketika membutuhkan bantuan, melakukan perubahan kebutuhan, atau menghadapi kendala koneksi.
Dengan mempertimbangkan jumlah pengguna, stabilitas, cakupan area, pengelolaan, dan kebutuhan bisnis, perusahaan dapat memilih WiFi yang lebih sesuai. Pertimbangan tersebut juga membantu perusahaan menentukan apakah layanan WiFi Managed Service menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan operasionalnya.
Baca juga: 10 Cara Memperkuat Sinyal WiFi di Rumah dan Kantor
Rekomendasi Layanan WiFi untuk Kantor
Setelah mengetahui cara memilih WiFi untuk kantor, perusahaan perlu menentukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konektivitasnya. Salah satu rekomendasinya adalah MyTEnS dari Telkom.
Layanan Wireless Connectivity MyTEnS menghadirkan solusi layanan Internet nirkabel berkecepatan tinggi menggunakan teknologi WiFi dedicated dan fiber optic dengan kecepatan hingga 100 Mbps.
Berikut beberapa solusi yang ditawarkan MyTEnS yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan WiFi kantor.
1. Wireless Connectivity
Wireless Connectivity menjadi salah satu pilihan yang relevan untuk kebutuhan WiFi kantor. Layanan ini menggunakan teknologi WiFi dedicated dan fiber optic dengan kecepatan hingga 100 Mbps, sehingga dapat mendukung aktivitas perusahaan yang membutuhkan koneksi internet untuk operasional sehari-hari.
MyTEnS juga menyediakan Akses WiFi Khusus dengan SSID tertentu. Fasilitas ini memungkinkan perusahaan menggunakan identitas jaringan yang spesifik untuk kebutuhan lingkungan bisnis, sehingga akses WiFi dapat disesuaikan dengan penggunaan di kantor.
Dari sisi penggunaan data, Wireless Connectivity menawarkan Koneksi Tidak Terbatas. Layanan tersebut mendukung proses transfer data secara lebih praktis dan tidak terbatas untuk menunjang aktivitas bisnis yang bergantung pada koneksi internet.
Aspek keamanan juga menjadi bagian dari layanan ini. MyTEnS dilengkapi sistem keamanan tingkat tinggi pada koneksi WiFi untuk membantu menjaga keamanan data perusahaan selama menjalankan aktivitas berbasis internet.
Wireless Connectivity juga ditujukan untuk mendukung peluang bisnis berbasis Internet. Dengan koneksi WiFi dedicated dan transfer data berkecepatan tinggi, layanan ini dapat membantu perusahaan menjalankan berbagai aktivitas digital yang menjadi bagian dari kegiatan operasional.
2. HSI Bisnis
Selain Wireless Connectivity, MyTEnS menawarkan HSI Bisnis untuk kebutuhan koneksi internet perusahaan. Layanan ini ditujukan bagi perusahaan, UMKM, dan pemerintahan yang membutuhkan koneksi internet dengan pilihan kecepatan dan rasio bandwidth yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
HSI Bisnis tersedia dengan pilihan rasio kecepatan mulai dari 1:2 hingga 1:1. Pada informasi layanan MyTEnS, pilihan kecepatannya mencakup 50 Mbps hingga 150 Mbps, sementara varian tertentu menyediakan kecepatan hingga 300 Mbps untuk kebutuhan 5–30 perangkat.
Salah satu pilihan yang tersedia adalah HSI Bisnis Unlimited - Bisnis. Layanan ini menawarkan kecepatan 50–300 Mbps untuk 5–30 perangkat dengan rasio 1:1 dan unlimited FUP, sehingga dapat dipertimbangkan untuk aktivitas kantor dengan kebutuhan koneksi bagi beberapa perangkat.
HSI Bisnis juga tersedia dalam beberapa pilihan bundling. Layanan internet ini dapat dipadukan dengan telepon, TV, serta sejumlah produk digital Telkom seperti Netmonk, OCA, dan Pijar.
Dengan pilihan tersebut, perusahaan dapat mempertimbangkan HSI Bisnis berdasarkan jumlah perangkat dan kebutuhan koneksi yang digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
3. ASTINet Dedicated Internet
Untuk perusahaan yang membutuhkan koneksi internet dedicated, MyTEnS juga menyediakan ASTINet Dedicated Internet. Layanan ini menawarkan koneksi internet berkecepatan tinggi dengan bandwidth ratio 1:1, sehingga kapasitas koneksi didedikasikan untuk kebutuhan bisnis.
ASTINet menyediakan koneksi dengan latensi rendah dan jangkauan yang luas. Layanan ini dikelola Telkom Indonesia dan didukung lebih dari sepuluh upstream provider yang tersebar di berbagai wilayah dunia.
Pemantauan koneksi juga menjadi bagian dari layanan ini. ASTINet menggunakan MRTG atau Multi Router Traffic Grapher untuk memantau trafik bandwith secara real time selama 24 jam. Dengan pemantauan tersebut, kondisi penggunaan bandwidth dapat dilihat secara berkelanjutan.
ASTINet memiliki beberapa pilihan layanan. ASTINet Lite ditujukan untuk SME dengan dedicated asymmetric dan rasio 1:2, sedangkan ASTINet Premium dilengkapi Managed CE serta pengawasan 24/7. Tersedia pula ASTINet Burstable dengan kapasitas hingga dua kali committed bandwidth.
Pilihan tersebut membuat ASTINet lebih sesuai untuk perusahaan yang membutuhkan koneksi dedicated dengan kebutuhan bandwidth dan pengelolaan jaringan yang lebih spesifik.
4. Pilih Layanan WiFi Sesuai Kebutuhan Kantor
Setiap layanan memiliki karakteristik yang berbeda. Wireless Connectivity dapat menjadi pilihan ketika perusahaan membutuhkan WiFi dedicated dengan fiber optic dan SSID khusus, sedangkan HSI Bisnis menyediakan pilihan koneksi dengan kapasitas dan jumlah perangkat yang lebih beragam.
Sementara itu, ASTINet dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang membutuhkan koneksi internet dedicated dengan bandwidth ratio 1:1. Layanan ini juga memiliki beberapa varian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konektivitas perusahaan.
Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan jumlah pengguna, jumlah perangkat, kebutuhan bandwidth, aktivitas digital, dan skala operasional sebelum menentukan layanan.
Pemilihan tersebut membantu memastikan koneksi yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan kantor, bukan sekadar memilih layanan dengan kecepatan tertinggi.
Jika Anda sedang mencari layanan konektivitas untuk mendukung aktivitas kantor, MyTEnS menyediakan berbagai solusi yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan bisnis.
Baca juga: TelkomGroup Hadirkan neuCentrIX Data Center