Hari Kartini, Telkom Dorong Pemberdayaan Ekonomi Digital melalui Transformasi UMKM Perempuan
Diposting pada : 2026-04-30 | Tags :

JAKARTA, 24 April 2026 – Momentum Hari Kartini menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam mendorong kemajuan bangsa, termasuk dalam menghadapi transformasi ekonomi digital. Saat ini, perempuan tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai penggerak inovasi dan pencipta nilai di berbagai sektor. Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tahun 2025 mencatat bahwa sebanyak 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran tersebut, Telkom Indonesia menghadirkan berbagai inisiatif pemberdayaan dalam momentum Hari Kartini melalui pemanfaatan teknologi digital. Dari total lebih dari 112.000 UMKM binaan Telkom, sebanyak 73.152 di antaranya merupakan pelaku usaha perempuan yang aktif mengikuti program pembinaan dan pengembangan kapasitas berbasis digital. Upaya ini sejalan dengan budaya perusahaan “BISA” (Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility) serta semangat “Bersama Jadi Bisa”, yang menempatkan kolaborasi dan pemanfaatan teknologi sebagai kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM.

Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini, Telkom menghadirkan dukungan yang berfokus pada peningkatan kualitas dan daya saing produk UMKM perempuan. Dukungan tersebut meliputi fasilitasi cetak kemasan melalui platform Packfest sebanyak 500.000 pcs serta pemberian sertifikasi halal kepada 2.250 UMKM. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, kepada perwakilan UMKM perempuan dalam acara Kartini BISA Fest pada 24 April 2026. Melalui peningkatan kualitas kemasan dan kepastian legalitas halal, produk UMKM diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat, baik di pasar domestik maupun internasional.

Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Ia menyampaikan, “Sebagai perusahaan teknologi, Telkom memiliki tanggung jawab untuk memperluas akses dan meningkatkan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat. Fokus kami pada pembinaan UMKM merupakan bagian dari upaya tersebut. Melalui digitalisasi dan standarisasi, kami berharap pelaku UMKM binaan tidak hanya tumbuh secara mandiri, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.”

Program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom Indonesia yang berorientasi pada keberlanjutan. Inisiatif pemberdayaan UMKM perempuan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 (Kesetaraan Gender) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Melalui semangat “Bersama Jadi Bisa”, Telkom berkomitmen untuk terus mendampingi perempuan Indonesia agar semakin berdaya, inovatif, dan mandiri dalam menghadapi era digital.