Kartini BISA Fest, Upaya Telkom Dorong Perempuan Naik Kelas di Era Digital
Diposting pada : 2026-04-30 | Tags :

Jakarta, 20 April 2026 – Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi sekaligus pendorong terciptanya ekosistem usaha yang tangguh dan inklusif. Kontribusi tersebut tercermin dari dominasi perempuan dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, sebanyak 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Telkom menyelenggarakan Kartini BISA Fest pada 20–24 April 2026 di Telkom Hub, Jakarta Selatan. Inisiatif ini merupakan perwujudan nyata dari budaya perusahaan “BISA” yang merepresentasikan kapabilitas dan daya saing perempuan sebagai penggerak ekonomi bangsa. Semangat ini selaras dengan filosofi perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan akses terhadap pendidikan dan kesempatan bagi perempuan. Di era digital saat ini, makna “Habis Gelap Terbitlah Terang” tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan berpikir, tetapi juga sebagai keberanian perempuan untuk berperan aktif di ruang digital, memanfaatkan teknologi, serta menciptakan peluang baru yang berdampak bagi diri sendiri maupun masyarakat luas.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Telkom secara konsisten melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM di seluruh Indonesia. Saat ini, sekitar 65% dari total UMKM binaan Telkom merupakan perempuan yang aktif mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas usaha. Dalam rangkaian Kartini BISA Fest, Telkom menghadirkan ekosistem digital yang inklusif melalui berbagai kegiatan, mulai dari bazar kuliner yang melibatkan 40 UMKM, seminar cybersecurity untuk perlindungan data perempuan yang dihadiri lebih dari 350 peserta, hingga pelatihan pemanfaatan AI untuk mendukung penciptaan konten kreatif secara efisien.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pertumbuhan pelaku usaha perempuan, Telkom memberikan dukungan strategis kepada 2.250 UMKM serta menyalurkan 500.000 pcs bantuan cetak kemasan melalui program Packfest. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM perempuan, khususnya dalam aspek branding di pasar digital. Dukungan tersebut juga menjangkau pelaku UMKM disabilitas sebagai bagian dari upaya menghadirkan kesetaraan akses dalam ekosistem digital yang inklusif, sehingga semangat “BISA Kreatif” dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turut hadir dan memberikan dukungan terhadap agenda pemberdayaan perempuan ini. Beliau menyampaikan, “Perayaan Kartini BISA Fest selama empat hari ini sangat luar biasa karena tidak hanya melibatkan perempuan, tetapi juga laki-laki yang turut berperan aktif. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengambil nilai-nilai perjuangan Kartini dan mengadaptasikannya dalam kehidupan saat ini yang serba digital. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar, mengenal, dan memanfaatkan teknologi guna memberikan dampak yang lebih luas.”

Sebagai representasi sosok Kartini masa kini di era digital, Direktur Utama Telkom juga menyerahkan secara langsung bantuan sertifikasi halal dan hibah kemasan kepada perwakilan UMKM binaan. Penyerahan ini menjadi simbol dorongan nyata bagi perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berani mengambil peluang, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.

Lebih dari sekadar perayaan, Kartini BISA Fest merupakan implementasi nyata dari program TJSL Telkom Indonesia yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 (Kesetaraan Gender) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Telkom percaya bahwa dengan memperkuat ekosistem digital yang inklusif, perusahaan tidak hanya membangun bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga turut merajut masa depan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaya saing global melalui peran perempuan.