Kartini in Technology: Telkom Equips 260 Women MSMEs to Master AI for Digital Business Development
Diposting pada : 2026-04-07 | Tags :

 

Jakarta, 7 April 2026 – Perempuan memegang peranan krusial dalam menggerakkan ekonomi nasional. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tahun 2025, sebanyak 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Angka ini menegaskan bahwa perempuan merupakan tulang punggung ekonomi. Namun, di tengah pesatnya arus digitalisasi, peningkatan kapasitas melalui adopsi teknologi, termasuk Artificial Intelligence atau AI, menjadi kunci agar UMKM semakin berdaya saing dan relevan.

Menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia menghadirkan pelatihan Kartini in Technology: Membuat Copywriting, Visual, dan Video dengan AI. Diselenggarakan pada April 2026, program ini dirancang untuk mencetak lebih banyak Kartini Digital, yaitu perempuan tangguh yang tidak hanya adaptif tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

Mengusung semangat Bersama Jadi Bisa, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Telkom dalam menghadirkan program peningkatan literasi dan pemanfaatan digital secara cerdas bagi masyarakat. Sebagai bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL Telkom melalui program Bisa PandAI, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk tidak hanya melek digital tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi, khususnya AI, secara bijak dan produktif untuk mendukung berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, sosial, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam konteks pelatihan ini, semangat Bisa PandAI diwujudkan melalui pembekalan keterampilan praktis bagi perempuan pelaku UMKM agar mampu menggunakan AI sebagai alat produktivitas. Pemanfaatan ini mencakup percepatan pembuatan konten pemasaran, peningkatan kualitas komunikasi brand, serta perluasan jangkauan pasar secara lebih efektif dan efisien.

Pelatihan yang diselenggarakan secara hibrida ini mendapat antusiasme tinggi dengan total 260 perempuan pelaku UMKM yang berpartisipasi. Para peserta dibekali keterampilan mulai dari menyusun strategi copywriting yang kuat, menciptakan visual produk yang menarik, hingga memproduksi video promosi berbasis AI. Melalui pendekatan ini, Telkom turut membantu mengatasi hambatan teknis yang selama ini kerap dihadapi UMKM dalam membangun branding dan pemasaran digital.

“Telkom Indonesia berkomitmen untuk membuka akses dan peluang yang setara dalam pemanfaatan teknologi, khususnya bagi perempuan pelaku UMKM. Semangat Hari Kartini menjadi momentum untuk terus mendorong perempuan agar tidak hanya menjadi pengguna tetapi juga kreator di era digital. Dengan semangat Bersama Jadi Bisa, kami percaya perempuan Indonesia juga Bisa PandAI, yaitu mampu menguasai teknologi untuk menciptakan konten kreatif berstandar global serta meningkatkan daya saing bisnisnya,” ujar Hery Susanto, Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia.

Lebih dari sekadar pelatihan, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Telkom dalam memperkuat ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan memberdayakan perempuan melalui teknologi, Telkom tidak hanya mendorong pertumbuhan UMKM tetapi juga membuka lebih banyak peluang ekonomi yang berdampak luas bagi masyarakat.

Sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya poin 5 tentang Kesetaraan Gender dan poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Telkom percaya bahwa ketika perempuan diberi akses, ruang, dan kepercayaan untuk berkembang, maka bukan hanya bisnis yang tumbuh tetapi juga masa depan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh dan berkelanjutan.