Respon Tren Penggunaan AI pada Pelajar, Telkom Indonesia Bekali 400 Guru Kemampuan Artificial Intelligence
Diposting pada : 2026-05-11 | Tags :

YOGYAKARTA, 27 April 2026 – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya kehadiran Artificial Intelligence (AI), telah membawa perubahan besar dalam berbagai aktivitas manusia, termasuk di sektor pendidikan. Namun, menurut Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2025, 72,66% responden tidak menggunakan AI, dari nilai tersebut sebesar 46,56% menyebutkan tidak tahu mengenai teknologi AI. Hal ini dikarenakan masih ada ketimpangan teknologi di Indonesia, terutama di daerah tertentu yang belum mengetahui mengenai AI.

Menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui Bisa PandAI menggelar workshop pemanfaatan AI yang ditujukan bagi 400 guru tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta tenaga pendidik yang ingin meningkatkan kompetensi digitalnya. Pelatihan ini diselenggarakan selama dua hari yang dimulai pada 27 April 2026 di Yogyakarta. Para peserta dibekali dengan berbagai kurikulum esensial, mulai dari pengantar AI dalam pendidikan, pengenalan tools AI untuk guru, teknik membuat prompt yang efektif, pembuatan materi dan soal evaluasi berbasis AI, hingga pemahaman yang sangat penting mengenai etika penggunaan AI di lingkungan sekolah.

Selama workshop dilakukan, Telkom Indonesia memberikan metode berupa presentasi materi, demonstrasi penggunaan AI, praktik langsung, diskusi dan tanya jawab, project pembuatan materi pembelajaran. Hal ini mendukung tenaga pendidik untuk dapat mengimplementasikan ilmu yang sudah didapat dari workshop yang sudah dilakukan.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto menegaskan "Sebagai perusahaan digital, Telkom Indonesia berkomitmen dalam mendampingi para tenaga pendidik di era kecerdasan buatan. Telkom menyadari bahwa secanggih apa pun teknologi, peran seorang guru tidak akan pernah tergantikan. Namun, melalui pelatihan ini, Telkom ingin memastikan bahwa para pendidik di Indonesia memiliki bekal dalam memanfaatkan AI. Telkom percaya bahwa dengan semangat kolaborasi dan dorongan inovasi Bersama Jadi Bisa, dapat mewujudkan generasi tenaga pendidik yang jauh lebih adaptif, kreatif, dan siap mencetak talenta-talenta unggul masa depan."

Pelaksanaan workshop Artificial Intelligence untuk para guru ini merupakan wujud nyata implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom Indonesia. Inisiatif ini juga selaras dengan komitmen perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4: Pendidikan Bermutu (Quality Education), yang bertujuan untuk memastikan pendidikan inklusif dan merata, serta mendukung kesempatan belajar sepanjang hayat. Ke depannya, Telkom Indonesia berharap program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi guru, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara optimal dan bijaksana demi kemajuan dunia pendidikan di Tanah Air.