TelkomGroup Luncurkan BISA DONOR, Perkuat Ekosistem Donor Darah Berbasis Digital di Lima Wilayah
Diposting pada : 2026-11-03

JAKARTA, 29 Oktober 2026 – Ketersediaan darah yang aman dan berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat. Berdasarkan data Unit Donor Darah Pusat (UDDP) PMI (2025), kebutuhan darah nasional idealnya mencapai 5,6 juta kantong per tahun. Sementara itu, realisasi pengumpulan darah pada 2024 tercatat sekitar 5,5 juta kantong atau setara dengan 98% dari kebutuhan ideal. Capaian tersebut menunjukkan kemajuan positif, namun upaya menjaga ketersediaan stok darah secara merata dan berkelanjutan di berbagai daerah masih membutuhkan partisipasi serta kolaborasi berbagai pihak.

Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup menghadirkan inovasi digital melalui BISA DONOR, sebuah platform yang dirancang untuk mempermudah akses informasi dan koordinasi donor darah di lingkungan karyawan TelkomGroup. Platform ini resmi diluncurkan melalui kegiatan Grand Launching yang diselenggarakan secara serentak di lima wilayah, yakni Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan.

BISA DONOR dikembangkan untuk mendigitalisasi riwayat donor darah karyawan, mempermudah proses registrasi, serta mempertemukan karyawan yang membutuhkan donor darah dengan calon pendonor di lingkungan TelkomGroup. Tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendataan dan koordinasi, aplikasi ini juga menghadirkan sistem apresiasi berupa poin yang dapat ditukarkan (redeem) dengan berbagai hadiah menarik. Melalui pendekatan tersebut, TelkomGroup berharap dapat membangun ekosistem donor darah yang lebih terintegrasi sekaligus mendorong budaya berbagi dan kepedulian antarkaryawan.

Antusiasme karyawan terhadap peluncuran platform ini terlihat dari partisipasi sebanyak 724 karyawan TelkomGroup yang telah terdaftar dalam sistem BISA DONOR. Kegiatan peluncuran tingkat nasional ini turut dihadiri oleh Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan, Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto, serta Ketua Bidang Kemitraan dan Kerja Sama PMI Isac Kharis Tahtawira, S.H.

Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya BISA DONOR sebagai inovasi yang mengintegrasikan teknologi dengan misi kemanusiaan.

“Saya sangat mengapresiasi peluncuran aplikasi BISA DONOR yang membawa misi kemanusiaan dan memberikan solusi melalui pemanfaatan teknologi digital. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, salah satu tantangan dalam pemanfaatan aplikasi donor darah adalah keterbatasan cakupan wilayah, sehingga data dan akses pendonor belum tentu dapat digunakan ketika seseorang berada di wilayah yang berbeda. Kehadiran BISA DONOR diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut melalui sistem yang lebih terintegrasi di lingkungan TelkomGroup. Kami berharap platform ini dapat mendorong semakin banyak karyawan untuk berpartisipasi aktif dan menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Dengan demikian, semangat saling membantu dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Willy.

Peluncuran BISA DONOR sekaligus menjadi bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom Indonesia pada pilar sosial, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan. Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen TelkomGroup untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam menghadirkan solusi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui semangat Bersama Jadi Bisa, TelkomGroup terus mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif karyawan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Kehadiran BISA DONOR diharapkan tidak hanya memperkuat budaya donor darah di lingkungan perusahaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung ketersediaan darah dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.