
Depok - Permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius di wilayah perkotaan akibat tingginya penggunaan plastik sekali pakai dan rendahnya kesadaran pengelolaan limbah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2023, sekitar 33,52% sampah di Indonesia belum terkelola dengan baik. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta tahun 2023, mengungkapkan produksi sampah mencapai kurang lebih 7.500 ton per hari. Akumulasi sampah yang tidak tertangani dengan baik kerap berakhir di badan sungai dan saluran air, memicu penurunan kualitas air secara signifikan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, Telkom Indonesia melalui program Connect-In: Clean Up Action menyelenggarakan kegiatan aksi lingkungan pada Sabtu, 14 Februari 2026, di kawasan bantaran Sungai Ciliwung, Depok. Telkom Connect-In merupakan program Employee Volunteering Telkom yang melibatkan karyawan secara langsung dalam aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh 58 peserta dengan rangkaian aksi clean up sungai yang berhasil mengumpulkan 500 kg sampah, dilanjutkan pelepasan 1000 ikan endemik sebagai upaya pemulihan ekosistem, serta menanam 50 pohon di bantaran Ciliwung, serta sharing session edukasi ecobrick guna mendorong pengelolaan sampah plastik yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bentuk dari kepedulian dan kesadaran karyawan telkom dalam menjaga kebersihan serta kelestarian Sungai Ciliwung sebagai sumber kehidupan. Dari serangkaian aksi bersih - bersih sungai hingga pemberian edukasi, menunjukkan komitmen terhadap isu sosial dan lingkungan yang berdampak langsung. Melalui aksi nyata dan edukasi yang diberikan, kegiatan ini turut menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama, mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih terjaga dan berkelanjutan.
“Sebagai perusahaan digital, kami memahami bahwa keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga dengan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Melalui program Connect-In di kawasan Sungai Ciliwung, Telkom Indonesia menghadirkan inisiatif yang berfokus pada pemulihan ekosistem sungai dan pemberdayaan masyarakat. Kami percaya bahwa kemajuan perusahaan harus sejalan dengan kondisi lingkungan yang sehat. Dari aksi ini, Telkom berharap dapat memberikan manfaat langsung mulai dari berkurangnya beban sampah hingga solusi praktis bagi masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.” Ujar Senior General Manager Social Responsibility, Hery Susanto.

Program Connect In Clean Up Action merupakan implementasi dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom Indonesia. Program ini selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin ke-6 mengenai Air Bersih dan Sanitasi Layak. Melalui program Connect-In di kawasan Sungai Ciliwung, Telkom berupaya berkontribusi dalam menjaga kelestarian sumber daya air, mendukung pemulihan ekosistem sungai dari pencemaran sampah, serta menghadirkan edukasi pengelolaan limbah yang memperkuat kualitas lingkungan hidup masyarakat secara berkelanjutan.