12 Anak Perusahaan Telkom yang Perlu Anda Tahu

Diposting pada : 2026-09-01 | Tags :

 12 anak perusahaan Telkom dalam ekosistem bisnis dan digital TelkomGroup

Ketika mendengar nama Telkom, sebagian besar orang mungkin langsung mengingat layanan telekomunikasi dan internet. Padahal, bisnis TelkomGroup jauh lebih luas.

Di belakang layanan yang digunakan masyarakat sehari-hari terdapat perusahaan-perusahaan yang menangani konektivitas seluler, menara telekomunikasi, jaringan fiber optic, satelit, data center, teknologi informasi, hingga layanan digital.

Struktur tersebut merupakan bagian dari strategi Telkom untuk berkembang dari perusahaan telekomunikasi menjadi digital telco dan strategic holding. Telkom sendiri menjelaskan bahwa anak perusahaan dan entitas dalam grupnya memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem digital.

Namun, daftar anak perusahaan Telkom perlu diperhatikan karena struktur grup mengalami perubahan. Laporan Keberlanjutan 2025 masih mencakup 13 anak perusahaan langsung, termasuk PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF). Sementara informasi struktur Telkom yang tersedia saat ini mencantumkan 12 anak perusahaan atau subsidiary.

Baca Juga: Telkom Bangun Ekosistem AI Indonesia Bersama Industri dan Akademisi

12 Anak Perusahaan Telkom dan Bidang Usahanya

1. Telkomsel

PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel merupakan salah satu perusahaan yang paling dikenal dalam ekosistem TelkomGroup. Perusahaan ini bergerak di bidang telekomunikasi seluler, broadband, dan layanan digital.

Telkomsel menjadi bagian penting dari bisnis Telkom di sisi konektivitas mobile. Integrasi bisnis IndiHome ke Telkomsel juga menjadi bagian dari strategi Fixed Mobile Convergence (FMC) TelkomGroup, yang menggabungkan kapabilitas fixed broadband dan mobile broadband.

Dengan perkembangan tersebut, Telkomsel tidak hanya menjadi operator seluler, tetapi juga menjadi salah satu pilar utama bisnis consumer TelkomGroup.

2. Mitratel

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel berfokus pada bisnis infrastruktur menara telekomunikasi. Sebagai perusahaan penyedia infrastruktur menara, Mitratel menyediakan lokasi dan fasilitas yang dapat digunakan operator telekomunikasi untuk menempatkan perangkat jaringan.

Perannya berada di balik konektivitas seluler yang sehari-hari digunakan masyarakat. Ketika pelanggan mengakses internet melalui jaringan seluler, infrastruktur pasif seperti menara menjadi salah satu komponen yang memungkinkan jaringan tersebut beroperasi.

3. Telkom Akses

PT Telkom Akses berfokus pada pembangunan, instalasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur akses telekomunikasi. Bisnis ini berkaitan erat dengan jaringan fixed broadband dan fiber optic yang menghubungkan infrastruktur jaringan dengan pelanggan.

Peran Telkom Akses menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan bisnis terhadap koneksi internet berkecepatan tinggi. Telkom menempatkan Telkom Akses sebagai operating company yang memperkuat transformasi operasional dan pemerataan akses jaringan.

4. Telkomsat

PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat bergerak di bidang layanan komunikasi berbasis satelit. Bagi Indonesia yang memiliki wilayah geografis luas dan terdiri atas ribuan pulau, satelit memiliki peran strategis dalam menyediakan konektivitas di wilayah yang sulit dijangkau jaringan terestrial.

Telkomsat menjadi bagian dari bisnis infrastruktur digital TelkomGroup yang melengkapi jaringan fiber optic dan infrastruktur telekomunikasi lainnya.

5. Telkom Data Ekosistem atau NeutraDC

PT Telkom Data Ekosistem (TDE) merupakan perusahaan TelkomGroup yang bergerak di bidang data center dan dikenal melalui brand NeutraDC. Data center menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan cloud computing, artificial intelligence, aplikasi digital, dan layanan berbasis data.

NeutraDC menjadi salah satu bagian penting dari strategi Telkom dalam mengembangkan infrastruktur digital. Pada Agustus 2026, Telkom masih mengumumkan ekspansi NeutraDC untuk memperkuat kapasitas hyperscale data center di Indonesia.

6. Telkomsigma

PT Sigma Cipta Caraka atau Telkomsigma bergerak di bidang teknologi informasi dan solusi digital untuk pelanggan bisnis. Portofolionya berkaitan dengan kebutuhan transformasi digital perusahaan, termasuk solusi cloud, data center, dan teknologi informasi.

Keberadaan Telkomsigma melengkapi bisnis TelkomGroup dari sisi solusi teknologi. Jika infrastruktur konektivitas menyediakan jalur untuk mengirimkan data, solusi teknologi membantu perusahaan memanfaatkan data dan sistem digital tersebut untuk menjalankan bisnis.

7. Telin

PT Telekomunikasi Indonesia International atau Telin merupakan perusahaan TelkomGroup yang berfokus pada bisnis telekomunikasi dan konektivitas internasional. Bisnis Telin mencakup konektivitas lintas negara dan infrastruktur jaringan internasional, termasuk sistem kabel bawah laut.

Perannya menjadi semakin strategis ketika kebutuhan konektivitas digital tidak lagi terbatas pada jaringan domestik. Telin turut menghubungkan Indonesia dengan jaringan global dan kawasan Asia Pasifik.

Aktivitas Telin juga masih berjalan aktif pada 2026. Salah satunya melalui penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026, yang mempertemukan pelaku industri konektivitas dan digital internasional.

Baca Juga: Telkom Bangun Kabel Bawah Laut NCC untuk Perkuat Konektivitas Indonesia-Singapura

8. TelkomMetra

PT Multimedia Nusantara atau TelkomMetra merupakan bagian dari TelkomGroup yang mengembangkan portofolio bisnis multimedia dan digital. Perusahaan ini menjadi salah satu kendaraan TelkomGroup untuk mengembangkan bisnis di luar layanan telekomunikasi dasar.

Keberadaan TelkomMetra menunjukkan bagaimana TelkomGroup membangun portofolio bisnis yang lebih beragam, terutama di sektor digital, media, dan layanan berbasis teknologi.

9. PINS Indonesia

PT PINS Indonesia bergerak dalam penyediaan perangkat dan solusi teknologi informasi dan komunikasi. Bisnis PINS berkaitan dengan penyediaan perangkat, solusi teknologi, serta kebutuhan digital pelanggan.

Posisinya melengkapi ekosistem TelkomGroup dari sisi perangkat dan solusi teknologi, sehingga bisnis Telkom tidak hanya menyediakan jaringan, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan teknologi pelanggan.

10. Metra-Net

PT Metra-Net merupakan bagian dari kelompok usaha TelkomMetra dan bergerak dalam bisnis digital. Metra-Net menjadi salah satu entitas yang mendukung pengembangan portofolio digital TelkomGroup.

Keberadaan Metra-Net juga menunjukkan bahwa transformasi Telkom mencakup pengembangan berbagai bisnis digital yang berada di luar layanan telekomunikasi tradisional.

11. Telkom Infra

PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia atau Telkom Infra bergerak di bidang infrastruktur dan layanan pendukung telekomunikasi. Bisnisnya berkaitan dengan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi, termasuk kebutuhan jaringan dan layanan pendukung yang memungkinkan infrastruktur digital beroperasi secara optimal.

Telkom Infra perlu dibedakan dari PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) yang menggunakan brand InfraNexia. Keduanya merupakan entitas yang berbeda. 

12. Telkom Property

PT Graha Sarana Duta atau Telkom Property bergerak di bidang properti dan jasa pendukung. Bisnisnya mencakup pengelolaan properti, pembangunan, perdagangan, serta berbagai jasa yang berkaitan dengan aset dan fasilitas. Dengan bidang tersebut, Telkom Property melengkapi ekosistem TelkomGroup dari sisi pengelolaan properti dan aset pendukung bisnis.

Memahami Peran Anak Perusahaan Telkom dalam Ekosistem Digital

Jika dilihat satu per satu, anak perusahaan Telkom memang memiliki bidang usaha yang berbeda. Namun, ketika disatukan, masing-masing membentuk ekosistem yang saling melengkapi, mulai dari konektivitas hingga infrastruktur digital.

Telkomsel berada di sisi konektivitas seluler dan broadband, sementara Mitratel menyediakan infrastruktur menara yang mendukung jaringan telekomunikasi. Telkom Akses dan InfraNexia berperan pada infrastruktur jaringan dan fiber connectivity, sedangkan Telkomsat memperkuat konektivitas melalui teknologi satelit.

Di lapisan infrastruktur digital, NeutraDC menyediakan data center untuk kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data. Telkomsigma dan PINS Indonesia kemudian melengkapi ekosistem melalui solusi teknologi informasi dan perangkat digital.

Sementara itu, Telin memperluas konektivitas TelkomGroup ke jaringan internasional, sedangkan TelkomMetra dan Metra-Net mengembangkan portofolio bisnis digital dan multimedia. Telkom Infra serta Telkom Property turut mendukung ekosistem melalui bisnis infrastruktur dan properti.

Gambaran tersebut menunjukkan bahwa bisnis Telkom saat ini tidak lagi sebatas menyediakan layanan telekomunikasi. Berbagai lapisan bisnis tersebut menjadi bagian dari transformasi TelkomGroup yang menempatkan konektivitas, infrastruktur digital, dan layanan berbasis teknologi sebagai fondasi pertumbuhan.

Bagi Anda yang ingin memahami perkembangan TelkomGroup lebih jauh, mengikuti informasi terbaru juga penting karena struktur dan portofolio bisnis perusahaan terus berkembang sejalan dengan agenda TLKM 30. Untuk mengetahui informasi mengenai strategi, bisnis, layanan, dan perkembangan ekosistem digital Telkom langsung dari sumbernya, Anda dapat mengunjungi situs resmi Telkom Indonesia.

Baca Juga: Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG