Telkom Gelar Culture Festival 2026 untuk Perkuat Budaya Perusahaan

Diposting pada : 2026-08-10 | Tags :

 Culture Festival TelkomGroup 2026 menjadi wadah penguatan budaya perusahaan

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan cara kerja yang semakin cepat, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar Culture Festival TelkomGroup 2026 sebagai upaya memperkuat implementasi budaya perusahaan di seluruh lingkungan TelkomGroup.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemimpin dan penggerak budaya di lingkungan TelkomGroup untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik terbaik, serta menjaga implementasi budaya perusahaan agar tetap relevan di tengah perubahan.

Baca juga: Telkom AI Center of Excellence: Dari Strategi hingga Implementasi AI di Perusahaan

Culture Festival Jadi Wadah Transformasi Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan tidak dapat tumbuh hanya melalui penyampaian nilai-nilai organisasi. Dibutuhkan ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan para pemimpin, penggerak budaya, dan insan perusahaan agar nilai tersebut dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui Culture Festival TelkomGroup 2026, Telkom menghadirkan forum yang tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga memperkuat sinergi dalam mendukung transformasi budaya perusahaan di seluruh lingkungan TelkomGroup.

Telkom Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026

Culture Festival TelkomGroup 2026 mencapai puncaknya melalui kegiatan Culture Agent/Culture Booster Meet & Greet (CAMG) yang diselenggarakan pada 31 Juli 2026 di Telkom Landmark Tower, Jakarta. 

Acara ini dihadiri oleh jajaran senior leaders, Culture Agent, dan Culture Booster dari berbagai unit TelkomGroup sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi budaya perusahaan.

Mengusung tema "Unshaken: Keeping Culture Relatable When Everything Shifts", Culture Festival tahun ini menekankan pentingnya menjaga budaya perusahaan agar tetap relevan di tengah perubahan yang berlangsung semakin cepat. 

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa transformasi organisasi memerlukan budaya yang mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai utama perusahaan.

“Strategi sehebat apa pun akan runtuh jika budaya organisasinya tidak mendukung. Culture eats strategy for breakfast, karena strategi hanya akan menjadi rencana di atas kertas apabila tidak diwujudkan melalui perilaku sehari-hari”, kata Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saela.

Kolaborasi Kunci Menghidupkan Budaya Perusahaan

Selain menjadi forum diskusi, Culture Festival juga dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi para penggerak budaya untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengimplementasikan nilai-nilai perusahaan. 

Melalui interaksi lintas unit ini, para peserta dapat saling belajar mengenai berbagai pendekatan dalam membangun budaya kerja yang adaptif dan selaras dengan arah transformasi perusahaan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran budaya perusahaan sebagai fondasi yang menyatukan cara berpikir dan bekerja di seluruh TelkomGroup. 

Dengan kolaborasi yang semakin erat, implementasi budaya perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Perkuat Komitmen Transformasi Budaya Perusahaan

Melalui penyelenggaraan Culture Festival 2026, Telkom menegaskan bahwa transformasi budaya perusahaan merupakan proses yang dilakukan secara berkelanjutan. 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan budaya organisasi terus berkembang sejalan dengan dinamika bisnis dan kebutuhan pelanggan.

Komitmen tersebut menjadi landasan bagi berbagai inisiatif lanjutan, mulai dari penguatan peran Culture Agent dan Culture Booster, pelaksanaan Culture Assessment, hingga pemberian Culture Award sebagai bentuk apresiasi terhadap implementasi budaya perusahaan di lingkungan TelkomGroup. 

Transisi ini akan mengantar pembahasan pada bagian berikutnya mengenai bagaimana transformasi budaya perusahaan dijalankan secara berkelanjutan.

Baca juga: Dekarbonisasi Telkom Indonesia: Strategi, Roadmap, dan Target Net Zero Emissions 2060

Memperkuat Transformasi Budaya Perusahaan 

Transformasi budaya perusahaan merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen organisasi. 

Selain membangun kesamaan pemahaman melalui Culture Festival, Telkom juga memperkuat implementasi budaya melalui peran para penggerak budaya, mekanisme evaluasi, hingga pemberian apresiasi kepada unit kerja yang dinilai berhasil menerapkan budaya perusahaan secara konsisten. 

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom untuk memastikan transformasi budaya perusahaan terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi organisasi.

Culture Agent dan Culture Booster Jadi Penggerak Budaya Perusahaan

Dalam mendukung transformasi budaya perusahaan, Telkom melibatkan Culture Agent dan Culture Booster sebagai penggerak implementasi budaya di berbagai unit kerja TelkomGroup. 

Mereka berperan mendorong penerapan nilai-nilai perusahaan dalam aktivitas sehari-hari sekaligus menjadi penghubung antara kebijakan organisasi dengan implementasinya di tingkat operasional.

Melalui Culture Festival, para Culture Agent dan Culture Booster juga memperoleh kesempatan untuk saling berbagi pengalaman, memperluas kolaborasi, serta mempelajari berbagai praktik terbaik dalam membangun budaya kerja yang adaptif. 

Dengan dukungan para senior leaders, penggerak budaya diharapkan mampu memperkuat internalisasi budaya perusahaan sekaligus menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing.

Culture Assessment Jadi Tolok Ukur Implementasi Budaya

Selain memperkuat peran para penggerak budaya, Telkom juga melakukan Culture Assessment sebagai bagian dari evaluasi implementasi budaya perusahaan di seluruh TelkomGroup. 

Assessment ini bertujuan mengukur sejauh mana nilai-nilai perusahaan telah diterapkan dalam aktivitas organisasi sekaligus mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan secara lebih luas.

Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan bagi Telkom untuk terus menyempurnakan strategi transformasi budaya perusahaan. 

Dengan melakukan penilaian secara berkala, implementasi budaya tidak berhenti sebagai program sesaat, tetapi berkembang menjadi proses yang terus diperbaiki sesuai kebutuhan organisasi dan dinamika bisnis.

Culture Award Apresiasi Implementasi Budaya Terbaik

Sebagai bentuk apresiasi terhadap implementasi budaya perusahaan, Telkom juga memberikan Culture Award: Best Corporate Culture Implementation kepada unit-unit yang menunjukkan komitmen terbaik dalam menerapkan budaya perusahaan berdasarkan hasil Culture Assessment. 

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas berbagai praktik positif yang telah dijalankan sekaligus mendorong unit kerja lainnya untuk terus memperkuat budaya organisasi.

Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan diberikan kepada sejumlah unit di berbagai kategori, di antaranya Witel Suramadu, Telkom Regional 2, Enterprise Business Strategy, Divisi Wholesale Service, dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin). 

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa implementasi budaya perusahaan telah menjadi bagian dari upaya peningkatan kinerja di berbagai lini TelkomGroup.

Melalui rangkaian Culture Festival TelkomGroup 2026, Telkom menegaskan bahwa transformasi budaya perusahaan tidak berhenti pada penyelenggaraan sebuah acara. 

Penguatan peran Culture Agent dan Culture Booster, pelaksanaan Culture Assessment, hingga pemberian Culture Award merupakan bagian dari strategi yang saling melengkapi untuk menjaga budaya perusahaan tetap hidup di seluruh lingkungan TelkomGroup.

Dengan membangun kolaborasi, melakukan evaluasi secara berkelanjutan, dan memberikan apresiasi terhadap implementasi budaya terbaik, Telkom berharap transformasi budaya perusahaan dapat terus mendukung terciptanya organisasi yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan bisnis di masa depan. 

Baca juga: Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi, Telkom Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026.